Kota Bekasi, MPN
Selama lima hari sejak Senin (19/1) hingga Jumat (23/1), pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, menggulirkan kegiatan pelatihan teknisi AC (mesin pendingin ruangan). Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari kalangan pemuda dengan batas usia 35 tahun.
Seluruh peserta dipandu beberapa instruktur dari PT Masprio Solusi Indonesia (MSI) untuk mengikuti pelatihan yang terbagi dalam dua sesi, yakni teori dan praktek. Seluruh sesi pelatihan ini mendapat perhatian seksama dari para peserta untuk memahami berbagai kendala atau kerusakan mesin AC sekaligus mengetahui cara memperbaikinya.
Banyak manfaat yang didapatkan para peserta pelatihan ini. Selain menerima edukasi dan keterampilan memperbaiki AC, mereka juga menerima seragam, perangkat kerja teknisi, dan uang saku dsri LPM Cikiwul seusai kegiatan.
Melalui penjelasannya, Ketua LPM Cikiwul Tholib S Hidayat menyatakan program pelatihan teknisi AC ini dilatarbelakangi rasa kepedulian untuk mengurangi angka pengangguran. “Dengan pelatihan ini kami dari kelembagaan menyiapkan wadah bagi masyarakat usia produktif untuk mendapatkan keterampilan atau keahlian sebagai bekal mencari pekerjaan atau bahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” tegas lelaki yang populer disapa Black ini.
Black menilai pekerjaan sebagai seorang teknisi AC memberikan peluang yang lebar bagi peserta pelatihan di masa mendatang. “Ini skill yang berharga, karena sekarang jarang sekali rumah yang tidak memiliki AC, bahkan ada yang satu rumah menggunakan 3 unit AC, dengan demikian banyak masyarakat yang membutuhkan seorang teknisi AC untuk memperbaiki AC mereka yang rusak,” paparnya.
Selain pelatihan, Black mengatakan pihaknya juga siap memberikan jaringan promosi bagi peserta yang ingin membuka jasa servis atau perbaikan AC secara mandiri. “Saatnya pemuda Cikiwul mandiri dan berdikari dengan memiliki keterampilan yang mumpuni sehingga mereka bisa meraih sukses di masa depan karena memiliki pekerjaan yang membanggakan,” ujarnya.
Respon positif dikemukakan Lurah Cikiwul Acep Supriyadi terkait adanya program pelatihan teknisi AC ini. “Pastinya kami selaku aparatur pemerintahan menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian dan inovasi dari LPM Cikiwul dalam mendukung pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran,” ungkapnya.
Bahkan Acep berharap seluruh pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan Karang Taruna bisa menguasai tata-cara memperbaiki AC. “Ini memberikan peluang seluasnya bagi seluruh kalangan masyarakat Cikiwul untuk menciptakan lapangan pekerjaan sebdiri, jadi tidak lagi tergantung bekerja di pabrik, perusahaan atau perkantoran,” ulasnya.
Lebih lanjut Acep berharap program pembetdayaan dari LPM Cikiwul semakin menyebar ke segala aspek kehidupan masyarakat. “Kalau saat ini mayoritas peminatnya dari kalangan laki-laki, mungkin suatu saat nanti LPM Cikiwul juga menggulirkan program pelatihan untuk kalangan perempuan termasuk kalangan ibu-ibu rumah tangga agar lebih kreatif dan terampil dalam membantu peningkatan perekonomian keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan, Diki Arip Saputra yang merupakan warga RT 002 RW 01 Cikiwul merasa senang karena mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan teknisi AC. “Ini menjadi kesempatan berharga bagi saya dan kawan-kawan peserta lainnya, dan saya semakin optimis bisa meraih masa depan cerah dengan keterampilan yang saya miliki setelah ikut pelatihan ini,” pungkasnya. (Mul)










