mediapatriot.co.id. Magetan – Bencana alam berupa pohon tumbang kembali terjadi di kawasan jalan tembus Sarangan–Cemorosewu, tepatnya di wilayah Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB dan sempat menutup total akses jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Magetan, Jawa Timur,
Informasi di lapangan menyebutkan, pohon tumbang terjadi akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, disertai angin kencang yang melanda kawasan lereng Gunung Lawu sejak dini hari. Wilayah Sarangan–Cemorosewu sendiri dikenal sebagai daerah rawan bencana hidrometeorologi, terutama pada musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi yang disertai hembusan angin kencang.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, anggota Polsek Plaosan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno bersama anggota Pos Polisi Sarangan bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Dalam penanganan tersebut, aparat kepolisian tidak bekerja sendiri, melainkan berkoordinasi dan bersinergi dengan personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, serta dibantu oleh masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi dalam proses evakuasi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, diketahui terdapat dua pohon berjenis Rustania yang tumbang dan melintang di badan jalan. Pohon pertama memiliki lingkar batang sekitar 208 sentimeter, sedangkan pohon kedua memiliki lingkar batang kurang lebih 100 sentimeter. Kedua pohon tersebut tumbang tepat di kawasan Atas Sarangsari Hill, Jalan Raya Cemoro Sewu–Sarangan, yang merupakan jalur utama sekaligus jalur vital penghubung antarprovinsi serta akses utama menuju kawasan wisata.
Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno membenarkan adanya peristiwa pohon tumbang tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, pihaknya langsung melakukan langkah cepat dengan mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses penanganan dan evakuasi.
“Benar, telah terjadi pohon tumbang di Jalan Raya Cemoro Sewu–Sarangan akibat kondisi cuaca. Kami bersama TNI, BPBD, dan warga langsung melakukan evakuasi agar akses jalan segera bisa digunakan kembali oleh masyarakat,” ujar AKP Agus Budi Witarno di sela-sela kegiatan evakuasi.
Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan peralatan manual serta mesin pemotong kayu (chainsaw) milik BPBD dan relawan. Personel gabungan terlihat bahu-membahu memotong batang dan dahan pohon yang melintang di jalan, kemudian menyingkirkannya ke sisi jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Selama proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas dan sterilisasi lokasi guna mencegah terjadinya kecelakaan.
Berkat kerja sama yang solid antara aparat kepolisian, TNI, BPBD, dan masyarakat sekitar, proses evakuasi pohon tumbang dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat. Setelah material pohon berhasil disingkirkan seluruhnya, jalur Sarangan–Cemorosewu kembali dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Arus lalu lintas pun kembali normal, lancar, dan terkendali.
Lebih lanjut, AKP Agus Budi Witarno mengimbau kepada seluruh pengguna jalan dan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di wilayah rawan bencana alam seperti kawasan lereng dan perbukitan Sarangan–Cemorosewu.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati menghadapi potensi bencana
hidrometeorologi seperti angin kencang, pohon tumbang, tanah longsor, dan bencana alam lainnya, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di sekitar tempat tinggal maupun di jalur-jalur rawan bencana. Laporan dapat disampaikan melalui call center Polri 110 atau langsung kepada petugas kepolisian terdekat.
Dengan adanya respons cepat dan sinergi lintas sektor dalam penanganan pohon tumbang ini, diharapkan ke depan potensi dampak bencana dapat diminimalisir, serta keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan di wilayah Kabupaten Magetan tetap terjaga.
Reporter: S Diran / mediapatriot.co.id Perwakilan Jawa Timur
