Senin | 26 Januari 2026 | Pukul | 11:20 | WIB
Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Pemerintah Kabupaten Langkat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sumber daya manusia melalui integrasi ilmu pengetahuan, karakter moral, dan nilai-nilai keislaman.
Hal itu diwujudkan melalui pelepasan resmi 232 mahasiswa Institut Jam’iyah Mahmudiyah (IJM) Langkat yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dan Internasional Tahun Akademik 2025/2026, Senin (26/1/2026), di Kantor Bupati Langkat.

Prosesi yang khidmat ini bukan sekadar seremoni akademik semata. Pelepasan mahasiswa merupakan simbol nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, yang dirancang untuk menumbuhkan lulusan yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial.
Dari total 232 peserta, mayoritas mahasiswa akan ditempatkan dalam KKN Reguler di Kecamatan Padang Tualang dan Kecamatan Tanjung Pura.
Sementara itu, 24 mahasiswa terpilih akan melaksanakan KKN Internasional di Malaysia, program yang sekaligus menjadi wujud diplomasi pendidikan, pengembangan jejaring akademik, serta pertukaran budaya lintas negara.
Mahasiswa Sebagai Duta Intelektual dan Moral Daerah
Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, Melalui Drs. T. M. Auzai
Staf ahli bupati langkat,dalamsambutannya menekankan bahwa mahasiswa IJM Langkat tidak sekadar peserta program akademik. Mereka adalah duta intelektual dan moral daerah, yang membawa nilai, etika, dan identitas Kabupaten Langkat ke masyarakat lokal maupun internasional.
“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, kearifan lokal, dan nilai-nilai keislaman dalam setiap program pengabdian.
Kehadiran kalian di tengah masyarakat adalah bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan sosial dan peradaban,” tegas Auzai.
Bupati juga Berpesan menekankan pentingnya menjaga marwah institusi, memperkuat relasi sosial, dan menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap persoalan masyarakat, baik di desa-desa Langkat maupun di lokasi KKN Internasional.
Rektor: KKN Sebagai Laboratorium Peradaban
Dr. Muhammad Saleh, SHI, MA, Rektor IJM Langkat, menyebut KKN sebagai laboratorium peradaban.
Menurutnya, mahasiswa bukan hanya pengamat, tetapi subjek perubahan sosial, yang menguji integritas keilmuan, ketangguhan mental, dan komitmen moral mereka.
“Kami memandang KKN sebagai ruang pembelajaran kontekstual yang menempatkan mahasiswa sebagai agen transformasi sosial.
Mereka belajar memadukan pengetahuan, karakter, dan nilai keislaman dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berkarakter,” jelas Rektor.
Keikutsertaan mahasiswa dalam KKN Internasional di Malaysia, tambah Rektor, merupakan strategi ekspansi wawasan global, sekaligus memperkenalkan IJM Langkat sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul secara akademik, karakter, dan reputasi internasional.
Sinergi Akademik dan Kepedulian Sosial
Pelaksanaan KKN tahun ini menekankan pada program kerja berbasis kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa akan terlibat dalam:
Penguatan literasi pendidikan
Pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal
Pendampingan keagamaan dan sosial
Penguatan kesadaran lingkungan
Di tingkat internasional, mahasiswa akan terlibat dalam kegiatan pertukaran budaya, penguatan moderasi Islam, serta kolaborasi lintas komunitas, yang mencerminkan kontribusi nyata IJM Langkat dalam membangun citra pendidikan Islam Indonesia yang inklusif, progresif, dan adaptif terhadap perkembangan global.
Menjaga Marwah, Menebar Manfaat
Dengan pelepasan resmi Bupati Langkat, mahasiswa diharapkan menjalankan amanah KKN dengan etika, profesionalitas, dan integritas akademik.
Kehadiran mereka tidak hanya sebagai pelaksana program, tetapi sebagai teladan moral, mencerminkan nilai keislaman, kecendekiaan, dan kepedulian sosial.
KKN IJM Langkat 2026 diharapkan menjadi tonggak penguatan peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat berpengetahuan, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus menegaskan posisi mahasiswa sebagai arsitek masa depan bangsa dan jembatan peradaban antarnegara.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)

