mediapatriot.co.id, Pacitan – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281 tahun 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, namun diarahkan sebagai sarana penguatan identitas budaya sekaligus promosi pariwisata daerah. Pemerintah Kabupaten Pacitan menyiapkan puluhan kegiatan yang menyasar ruang publik, destinasi wisata, serta pelibatan langsung masyarakat.
Perayaan Hari Jadi Pacitan tahun ini dirancang menyebar di berbagai titik strategis, mulai dari kawasan pantai, objek wisata alam, hingga pusat pemerintahan. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana perayaan yang lebih hidup dan dirasakan langsung oleh masyarakat luas, sekaligus memperkenalkan potensi wisata Pacitan kepada pengunjung.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah Tour Musik Wisata yang digelar di sejumlah destinasi unggulan, seperti Pantai Klayar, Goa Gong, Pantai Watu Karung, Pantai Srau, Pantai Buyutan, dan kawasan wisata Banyu Anget. Kegiatan ini
menggabungkan seni pertunjukan dengan keindahan alam, sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pacitan, Dodik Soemarsono, AP, M.Sc., menyampaikan bahwa rangkaian Hari Jadi Pacitan ke-281 mencakup lebih dari 35 agenda yang berlangsung sejak awal Februari hingga awal Maret 2026.
“Peringatan hari jadi tidak hanya difokuskan pada satu acara puncak, tetapi kami rancang menjadi rangkaian kegiatan yang berdampak luas, baik secara sosial, budaya, maupun ekonomi,” ujar Dodik.
Meski demikian, prosesi inti Hari Jadi Pacitan ke-281 tetap akan dilaksanakan pada Kamis, 19 Februari 2026, bertempat di Pendopo Kabupaten Pacitan. Prosesi tersebut menjadi simbol refleksi perjalanan sejarah Pacitan sekaligus penguatan komitmen pembangunan daerah ke depan.
Tema yang diusung, “Pacitan Bin Raja Ing Kamulyan”, mengandung filosofi Jawa tentang arah kepemimpinan yang bermartabat, berlandaskan nilai kebijaksanaan, persatuan, dan kemuliaan demi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Srianto, M.Pd, Ketua Divisi Pendidikan dan Budaya Cakra Sandi Nusantara, menilai peringatan hari jadi daerah harus dimanfaatkan sebagai ruang edukasi sejarah dan budaya, terutama bagi generasi muda.
“Momentum hari jadi penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang jati diri Pacitan, sekaligus menjadi pengingat agar pembangunan tetap berpijak pada nilai budaya dan kearifan lokal,” ungkapnya.
Dengan konsep perayaan yang inklusif dan menyebar, Hari Jadi Pacitan ke-281 diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki masyarakat sekaligus mendorong citra Pacitan sebagai daerah wisata dan budaya yang terus berkembang.
Reporter: S Diran / mediapatriot.co.id Perwakilan Jawa Timur










Komentar