Kota Bekasi, MPN
Seluruh pengurus lingkungan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang Kota Bekasi, melaksanakan rapat kerja (Raker) selama sehari di kawasan Lembang, Bandung, Sabtu (31/1). Kegiatan ini dalam rangka menyusun program pembangunan lingkungan yang akan digiatkan sepanjang tahun 2026.
Kegiatan Raker ini diduking pihak Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bantargebang. Harapannya, hasil Raker ini menghasilkan program-program pembangunan yang merata dan terintegritas sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Atas nama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bantargebang, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Ketua RT yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat. Ketua RT memiliki peran yang sangat strategis sebagai penghubung antara pemerintah kelurahan, lembaga kemasayarakatan seperti LPM dengan warga di lingkungan masing-masing,” ungkap Ketua LPM Kelurahan Bantargebang, Samsudin Nurseha, menanggapi kegiatan Raker ini.
Menurut Samsudin, rapat kerja ini merupakan momentum yang sangat penting, bukan hanya sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai wadah untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan program kerja yang lebih efektif, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bantargebang.
“LPM sebagai mitra pengurus RT berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat, meningkatkan partisipasi warga, serta memperkuat sinergi antara RT, RW, dan seluruh unsur kelembagaan yang ada. Kami berharap melalui forum ini, akan lahir gagasan-gagasan konstruktif, solusi atas berbagai permasalahan lingkungan, serta rencana kerja yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” ulas Samsudin.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua FKRT Kelurahan Bantargebang, Firdaus, memaparkan hasil kesepakatan yang tersusun dalam Raker. “Kami sengaja menggelar Raker ini untuk bermusyawarah dan manyatukan ide, gagasan, atau usulan, yang akan kami tuangkan dalam rencana program di tahun 2026 ini,” tegasnya.
Firdaus menyebut ada beberapa program upaya penataan lingkungan melalui pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan dan saluran air yang menjadi perhatian FKRT Kelurahan Bantargebang. “Kami akan mendorong pihak LPM agar tetap konsens terhadap upaya penataan lingkungan termasuk penanggulangan banjir yang masih terjadi di beberapa lingkungan RT,” paparnya.
Selan itu pihaknya juga akan mendukung eksistensi bank sampah dalam rangka mengurangi volume sampah di Kota Bekasi. “Pastinya kami juga menaruh perhatian terhadap bank sampah, makanya dalam Raker ini kami saling berbagi wawasan atau inovasi, bagaimana bank sampah bisa eksis di tiap lingkungan RT yang ada di Kelurahan Bantargebang,” tegasnya.
Terakhir, Firdaus berharap seuruh program yang sudah tersusun dapat terlaksana secara maksimal demi kemajuan wilayah. “Bagaimana pun juga kami selaku pengurus RT memiliki amanah dan tanggung jawab yang harus kami jalankan secara tanggung jawab, sehingga kami berharap seluruh program dapat terlaksana secara maksimal hingga akhirnya memberikan manfaat positif untuk kemajuan lingkungan masyarakat Kelurahan Bantargebang,” pungkasnya. (Mul)
