Sabtu | 7 Februari 2026 | Pukul | 18:00 | WIB
Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat kaderisasi perempuan kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Latihan Kader Dasar (LKD) Fatayat NU yang digelar oleh Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Sumatera Utara pada 7–8 Februari 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat di Aula Kantor Kepala Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.
LKD ini diikuti oleh kader-kader muda Fatayat NU dari berbagai daerah di Sumatera Utara sebagai bagian dari proses penguatan ideologi, kepemimpinan, dan militansi organisasi.
Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis dalam mencetak perempuan-perempuan NU yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.
Ketua PW Fatayat NU Sumatera Utara, Nurhaida O. Siregar, M.Pd, menegaskan bahwa Latihan Kader Dasar merupakan tahapan fundamental dalam proses kaderisasi Fatayat NU.
Menurutnya, LKD tidak sekadar agenda rutin organisasi, melainkan jantung pembinaan kader yang akan menentukan arah dan masa depan gerakan perempuan NU.
“LKD ini bertujuan menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, memperkuat pemahaman keorganisasian, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan pengabdian sosial kader Fatayat NU,” ujar Nurhaida dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, melalui LKD para peserta dibekali berbagai materi strategis, mulai dari ideologi organisasi, manajemen kepemimpinan, hingga peran strategis perempuan dalam pembangunan masyarakat.
Seluruh materi dirancang untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat posisi perempuan NU dalam ruang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Nurhaida juga menegaskan bahwa kaderisasi adalah ruh pergerakan Fatayat NU.
“Melalui LKD ini, kami berharap lahir kader-kader Fatayat NU yang militan, berintegritas, serta siap mengabdi di tengah masyarakat.
Fatayat NU harus terus hadir memberikan kontribusi nyata dalam isu-isu sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan,” tegasnya.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung secara interaktif dan dinamis, diisi dengan diskusi mendalam, pelatihan kepemimpinan, serta penguatan nilai kebersamaan dan solidaritas antar kader.
PW Fatayat NU Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan kaderisasi secara berkelanjutan guna memperkuat peran Fatayat NU sebagai organisasi perempuan yang progresif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan terselenggaranya LKD ini, para peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak organisasi di daerah masing-masing, sekaligus tampil sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin.
Sementara itu, Kepala Desa Teluk Bakung, Riza Ansyari, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan PW Fatayat NU Sumatera Utara menjadikan desanya sebagai lokasi pelaksanaan LKD.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Mudah-mudahan desa kami menjadi desa yang barokah dan mendapatkan doa dari para kiai NU, sehingga kehadiran kegiatan ini membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran kader perempuan dalam kehidupan umat dan bangsa.
“Fatayat NU memiliki peran strategis dalam mencetak pemimpin perempuan yang cerdas, berilmu, berakhlak, dan kuat secara spiritual. Kaderisasi seperti ini sangat penting untuk masa depan umat,” tutupnya.
Kegiatan LKD tersebut turut dihadiri oleh sejumlah unsur Badan Otonom dan organisasi NU, di antaranya Ketua PC PMII Langkat–Binjai, Sekretaris dan Bendahara PC GP Ansor Langkat, Ketua PC IPNU Langkat, Sekretaris PC IKA PMII Langkat, Ketua PC Serikat Nelayan NU Langkat, serta tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, Fatayat NU Sumatera Utara kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam membangun kepemimpinan perempuan yang berakar pada tradisi, berwawasan intelektual, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)
