mediapatriot.co.id. Pacitan, – Memasuki hari kedua pasca gempa bumi yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.06 WIB dini hari dengan kekuatan 6,4 magnitudo, personel TNI AD dari Kodim 0801/Pacitan terus dikerahkan untuk membantu pembersihan puing-puing bangunan yang terdampak.
Kasdim 0801/Pacitan Mayor Muhajir menuturkan, pada Minggu (8/2/2026) personel TNI melanjutkan kegiatan karya bhakti dengan fokus pada pembersihan mushola serta rumah-rumah warga di wilayah Kabupaten Pacitan yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
Menurut Kasdim, personel TNI akan terus diterjunkan hingga proses pembersihan puing-puing bangunan dinyatakan selesai, kemudian dilanjutkan dengan tahap perbaikan terhadap bangunan yang rusak, baik mushola maupun rumah warga.
“Untuk tahap hari ini bantuan difokuskan pada pembersihan reruntuhan puing-puing bangunan, selanjutnya akan dilanjutkan pada perbaikan,” ujar Kasdim saat memberikan arahan dalam apel sebelum menuju lokasi mushola dan rumah warga terdampak.
Kasdim juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk karya bhakti TNI sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Karya bhakti ini merupakan tugas mulia untuk membantu sesama. Lakukan dengan ikhlas, insyaallah Tuhan yang akan membalasnya,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga setempat mengungkapkan rasa terima kasih kepada jajaran TNI dari Kodim 0801/Pacitan yang telah membantu membersihkan puing-puing bangunan di lingkungan mereka.
“Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih kepada TNI dari Kodim Pacitan yang sudah membantu pembersihan reruntuhan bangunan ini. Kalau hanya mengandalkan warga, kami tidak mampu. Sekali lagi terima kasih bapak-bapak TNI yang sudah turun langsung membantu,” ucapnya.
Selain melakukan pembersihan dan perbaikan bangunan yang rusak, personel TNI dari Kodim 0801/Pacitan juga memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada, mengingat bencana alam dapat terjadi kapan saja.
Reporter: S Diran / mediapatriot.co.id Perwakilan Jawa Timur
