Kota Bekasi, MPN
Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan tahun ini, ratusan jamaah Majelis Taklim Nurul Huda Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, melakukan perjalanan wisata religi ke wilayah Banten, Minggu (8/2). Kegiatan ini juga menandai penutupan sementara (tawaqufan) pengajian rutin yang dilaksanakan para jamaah Majelis Taklim Nurul Huda.
Ada beberapa lokasi yang dikunjungi, antara lain melakukan ziarah ke Makam Sultan Maulana Yusuf, juga berziarah ke Makam Syekh Muhammad Sholeh bin Abdurrahman di Gunung Santri, mengunjungi Batu Quran, dan mengunjungi situs ziarah di Cilongok. Secara khusuk, para jamaah melakukan wisata religi ini dengan menggunakan 2 unit bus.
Perjalanan wisata religi ini dipimpin langsung KH Paedulloh bersama DKM Masjid Nurul Huda Padurenan Ustadz Samit Saepul. Juga terlihat Penasehat Majelis Taklim Nurul Huda Padurenan, Muhammad Suryamin.
Menurut penjelasan Muhammad Suryamin, perjalanan wisata religi ini merupakan agenda rutin tiap tahun yang dilaksanakan menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan. “Kegiatan ini juga menjadi momentum penutupan sementara atau tawaqufan pengajian rutin yang kami gelar tiap malam Kamis di Masjid Nurul Huda,” ulasnya.
Suryamin menyebut semarak wisata religi terlaksana berkat swadaya para jamaah. “Kebetulan kami menyiapkan kas dari patungan para jamaah yang akhirnya terkumpul untuk melaksanakan perjalanan ziarah ini,” ujarnya.
Suryamin yang juga menjabat Ketua RW 05 Kelurahan Padurenan ini lalu berharap perjalanan wisata religi ini memberikan manfaat positif kepada para jamaah untuk meneladani akhlak mulia para tokoh muslim dalam mensyiarkan ajaran Agama Islam. “Dengan berziarah, kita juga akan ingat bahwa kehidupan di dunia tidak akan abadi, semua akan kembali menjadi tanah dan menghadap Sang Pencipta,” pungkasnya. (Mul)
