Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera untuk Kapolri: Dari Dapur Gizi ke Pengabdian Tanpa Batas demi Indonesia Emas 2045

Judul Halaman
%%footer%%

Jum’at | 13 Februari 2026 | Pukul | 12:00 | WIB

Mediapatriot.co.id | Jakarta | Berita Terkini – Sebuah momen sarat makna tersaji dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas inisiatif dan dukungan konkret terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pidatonya, Presiden bahkan menegaskan niatnya untuk menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera kepada Jenderal Sigit—sebuah penghargaan tinggi negara yang diberikan atas jasa luar biasa terhadap bangsa dan negara.

Sebelum menyampaikan sambutan utama, Presiden lebih dahulu menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa dan Satyalencana Wira Karya kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, serta Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

Namun, untuk Kapolri, Presiden menyiapkan penghargaan yang dinilai lebih tinggi.

“Kapolri belum, karena beliau nanti harus dapat penghargaan yang lebih tinggi lagi.

Saya kira mungkin Mahaputera itu pantas untuk beliau,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para tamu undangan.

Dialog Seorang Presiden dan Kapolri

Presiden Prabowo mengungkapkan percakapannya secara langsung dengan Jenderal Sigit terkait tanda kehormatan tersebut.

Dengan gaya khas yang lugas dan emosional, Presiden menyampaikan bahwa penghargaan itu adalah bentuk terima kasih seorang pemimpin kepada bawahannya yang dinilai telah bekerja melampaui ekspektasi.

“Saya tanya, ‘Anda sudah dapat Mahaputera?’ ‘Belum, belum.’ Saya yang beri Mahaputera untuk beliau.

Ini kehormatan bagi seorang pemimpin, ini kebahagiaan seorang Bapak bisa mengucapkan terima kasih kepada anaknya, kebanggaan,” tutur Presiden.

Pernyataan itu bukan sekadar simbolis.

Ia mencerminkan relasi kepemimpinan yang tidak hanya administratif, tetapi juga emosional dan ideologis—di mana penghargaan negara menjadi manifestasi pengakuan atas dedikasi yang berdampak langsung pada masa depan generasi bangsa.

SPPG Polri: Ketika Institusi Penegak Hukum Hadir di Meja Makan Rakyat
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengaku bahagia dan puas hati melihat inisiatif Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam membangun SPPG sebagai bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Presiden, Polri telah menangkap persoalan mendasar yang kerap luput dari perhatian, yakni keselamatan bangsa yang bertumpu pada kualitas gizi generasi mudanya.

“Saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif pimpinan Kepolisian Negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujarnya.

Langkah Polri ini menjadi refleksi

bahwa tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak berdiri sendiri. Stabilitas nasional sejatinya juga ditentukan oleh ketahanan pangan, kualitas kesehatan, dan kecukupan gizi anak-anak Indonesia.

Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Program SPPG Polri merupakan bagian integral dari visi besar pemerintahan Presiden Prabowo yang terangkum dalam Asta Cita—delapan agenda prioritas pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Tujuan utama SPPG adalah meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah kekurangan gizi, serta memperbaiki kualitas hidup generasi penerus bangsa.

Program ini tidak hanya berorientasi pada distribusi makanan, tetapi juga pada pembangunan sistem pelayanan gizi yang berkelanjutan dan terukur.

Dengan beroperasinya SPPG Polri, layanan pemenuhan gizi diharapkan berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

Lebih dari Sekadar Penghargaan
Anugerah Bintang Mahaputera kepada Kapolri, apabila resmi diberikan, akan menjadi simbol bahwa pengabdian lintas sektor—termasuk di luar tugas pokok institusi—merupakan bagian penting dari kepemimpinan nasional.

Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kolaborasi antar-lembaga menjadi keniscayaan.

Ketika institusi penegak hukum turut serta memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang layak, maka negara tidak hanya hadir dalam regulasi dan penindakan, tetapi juga dalam perlindungan kehidupan.

Momentum di Palmerah itu pun menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia adalah penegasan bahwa Indonesia Emas 2045 tidak hanya dibangun dengan infrastruktur dan investasi, tetapi juga dengan kepedulian, keberpihakan, dan keberanian mengambil inisiatif demi masa depan anak-anak bangsa.

(RML | Redaksi | Mediapatriot.co.id)


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>





Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan