Dalam rangka satu tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, dan Wakil Gubernur H. Rano Karno, Diskusi Publik bertema “Peran Pelajar dan Masyarakat Membangun Kota Jakarta Menjadi Kota Global” digelar di Taman Gorontalo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin, 9 Februari 2026. Acara ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Utara dan Bank Jakarta Cabang Jakarta Utara, yang memberikan pemaparan penting terkait masa depan generasi muda dan penguatan ekonomi masyarakat.
BNN Jakarta Utara: “War On Drugs for Humanity” dan Ancaman Nyata bagi Generasi Muda
Kepala BNN Jakarta Utara, Kombes Pol. Irwan Andy P., S.I.K., membuka sesi dengan pekikan penuh semangat, “War on the drug for humanity!” yang disambut tepuk tangan peserta. Ia menjelaskan bahwa maraknya peredaran narkoba di Indonesia bukanlah fenomena baru, melainkan bisnis besar yang menyasar pelajar dan pemuda karena dianggap sebagai target paling menguntungkan bagi para bandar.
Irwan mengungkapkan bahwa bandar narkoba sadar bahwa usia muda merupakan fase paling produktif. “Kalau mereka mulai menyasar umur 18 atau 15 tahun, berarti ada puluhan tahun keuntungan yang bisa mereka ambil,” ujarnya.
BNN juga menegaskan bahwa upaya ini sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita ketujuh mengenai pemberantasan narkoba. Irwan memuji komitmen Gubernur DKI Jakarta yang bergerak cepat mempercepat pembentukan Peraturan Daerah P4GN. “InsyaAllah bulan Maret diketok palu. Setelah 8 tahun, akhirnya Jakarta akan punya Perda P4GN,” tegasnya.
Dalam paparannya, Irwan juga menyinggung data prevalensi penyalahgunaan narkoba yang mencapai 2,11 persen. Dari 300 juta penduduk Indonesia, lebih dari 4 juta menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Bahkan terjadi peningkatan 4 persen dari tahun sebelumnya, yang menunjukkan kondisi darurat narkoba.
Ia kemudian berbagi kisah pribadinya sebagai putra daerah Madura yang merantau menjadi polisi dan bertugas di berbagai daerah sebelum ditempatkan di Jakarta. “Jakarta ini luar biasa. Semua ada. Semua ingin bersaing. Tapi justru di sini bandar melihat peluang besar untuk menyerang generasi kita,” ujarnya.
Irwan menutup dengan penjelasan rinci tentang jenis-jenis narkotika, tren penggunaan melalui vape, serta ancaman media sosial terhadap generasi muda. Ia mengingatkan bahwa narkotika hanya boleh digunakan untuk kepentingan medis dengan dosis terkontrol.
Bank Jakarta Cabang Jakarta Utara: Profesionalisme dan Digitalisasi Menuju Ekosistem Keuangan Modern
Kepala Cabang Bank Jakarta Jakarta Utara, Rooni, S.E., turut memberikan pemaparan terkait peran strategis lembaga keuangan daerah dalam mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global. Ia menyoroti arahan Gubernur yang menuntut seluruh BUMD, termasuk Bank Jakarta, untuk “naik kelas” dalam profesionalisme dan kinerja.
“Pak Gubernur sangat disiplin. Beliau selalu hadir 15 menit sebelum acara dimulai. Itu menjadi contoh bagi seluruh pegawai BUMD, termasuk Bank Jakarta,” jelas Rooni.
Rooni menegaskan komitmen Bank Jakarta untuk:
- Meningkatkan disiplin dan profesionalisme pegawai.
- Mengoptimalkan penggarapan ekosistem bisnis di DKI Jakarta.
- Menjadi solusi keuangan bagi masyarakat, khususnya terkait akses dan literasi finansial.
Bank Jakarta kini memiliki 247 kantor cabang dan cabang pembantu, 694 ATM, 60 CRM, serta hampir 7.000 EDC. Ekspansi akan terus dilakukan, termasuk pembukaan 10 kantor cabang baru di luar Jakarta pada 2026.
Bank Jakarta juga telah meraih 28 penghargaan sepanjang 2025, terutama di bidang digitalisasi. Produk digital seperti Jack One Mobile, Jack OnePay, Jack One Merchant, dan CMS kini menjadi tulang punggung layanan perbankan modern.
Rooni menjelaskan bahwa dalam 5–10 tahun ke depan, sebagian fungsi perbankan seperti teller dan customer service akan beralih ke digital. Pembukaan rekening pun kini dapat dilakukan melalui aplikasi. Ia menegaskan pentingnya adaptasi generasi muda terhadap perkembangan sistem keuangan digital.
Bank Jakarta juga menghadirkan berbagai produk tabungan seperti Simpedas, Monas Online, Monas Pelajar, TabunganKu, deposito, hingga berbagai layanan giro. Dengan ekosistem produk yang kuat, bank ini diharapkan mampu memberikan solusi keuangan optimal bagi masyarakat.
Kolaborasi Strategis untuk Jakarta yang Lebih Aman dan Berdaya Saing
Kehadiran BNN Jakarta Utara dan Bank Jakarta Cabang Jakarta Utara dalam diskusi publik ini menunjukkan sinergi kuat antara bidang keamanan sosial dan ekonomi. BNN berfokus menjaga generasi muda dari ancaman narkoba, sementara Bank Jakarta menguatkan pondasi ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan modern.
Keduanya memiliki peran penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global—aman, profesional, modern, dan berdaya saing tinggi.
(Red Irwan Hasiholan)

