Jaksa Agung Tekankan Integritas Tanpa Tawar di Sumut: Humanis, Bermartabat, dan Tegas Berantas Korupsi Demi Selamatkan Uang Negara

Jum’at | 27 Februari 2026 | Pukul | 09:50 | WIB

Mediapatriot.co.id | Medan | Sumatera Utara | Berita Terkini – Pesan kuat dan sarat makna disampaikan ST Burhanuddin saat memberikan arahan langsung kepada jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan seluruh Kepala Kejaksaan Negeri se-Sumatera Utara.


Baca Juga: Pemimpin Umum Mediapatriot.co.id Hamdanil Asykar Tegaskan Pentingnya UKW bagi Wartawan


Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Dalam pertemuan yang digelar di Adhyaksa Hall, Kantor Kejati Sumut, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan, Kamis (26/2/2026), Jaksa Agung menegaskan bahwa penegakan hukum harus dijalankan secara humanis, bermartabat, profesional, dan berintegritas.

Arahan tersebut bukan sekadar seremoni kunjungan kerja, melainkan bentuk penguatan komitmen institusi dalam menjaga marwah hukum di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.

Jaksa Agung mengingatkan bahwa hukum bukan hanya instrumen kekuasaan, tetapi sarana keadilan yang harus hadir dengan nurani dan tanggung jawab moral.

“Penegakan hukum harus tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, menghormati hak asasi manusia, dilakukan secara objektif serta berlandaskan rasa keadilan,” demikian pesan yang ditegaskan dalam forum tersebut.

Pastikan Profesionalitas dan Integritas Terjaga

Dalam kunjungan itu, Jaksa Agung turut didampingi sejumlah pejabat utama Kejaksaan Agung, termasuk Kepala Pusat Penerangan Hukum Anang Supriatna, Kepala Biro Kepegawaian, Kepala Biro Umum, Asisten Umum, hingga Asisten Khusus Jaksa Agung.

Kepada awak media di pelataran Gedung Kejati Sumut, Kapuspenkum Anang Supriatna menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh proses penegakan hukum di wilayah Sumatera Utara berjalan sesuai koridor profesionalitas dan integritas.

“Bapak Jaksa Agung ingin memastikan bahwa setiap penanganan perkara dilakukan secara bermartabat, menjunjung hak asasi manusia, objektif, dan sesuai rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa secara khusus Jaksa Agung memberikan apresiasi atas kinerja Kejati Sumut dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, terutama yang berorientasi pada penyelamatan serta pengembalian kerugian keuangan negara.

“Penilaian beliau, kinerja penegakan hukum oleh Kejati Sumut, khususnya terkait pemberantasan korupsi yang berorientasi pada penyelamatan dan pengembalian kerugian negara, cukup baik dan patut mendapat apresiasi,” tambahnya.

Dari Kejari Hingga Rupbasan: Pengawasan Menyeluruh

Sebelum menggelar tatap muka di Kejati Sumut, Jaksa Agung terlebih dahulu melakukan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah satuan kerja, yakni Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Kejaksaan Negeri Langkat, serta Kejaksaan Negeri Medan.

Tak hanya itu, ia juga melakukan pemantauan langsung ke Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) yang berada tidak jauh dari Kantor Kejari Medan.

Pemantauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan barang bukti dan aset sitaan berjalan akuntabel dan transparan, sebagai bagian integral dari upaya pemulihan aset negara.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi tidak berhenti pada vonis pengadilan semata, melainkan harus diiringi dengan optimalisasi pengembalian kerugian negara.

Dalam paradigma modern penegakan hukum, asset recovery menjadi indikator utama keberhasilan pemberantasan tindak pidana
.
Hukum yang Berwajah Kemanusiaan
Pesan humanisme yang ditekankan Jaksa Agung menjadi refleksi bahwa penegakan hukum tidak boleh kehilangan dimensi etisnya.

Profesionalitas tanpa integritas akan rapuh, sementara ketegasan tanpa kemanusiaan berpotensi mencederai rasa keadilan publik.

Di tengah sorotan masyarakat terhadap kinerja aparat penegak hukum, arahan tersebut menjadi pengingat bahwa institusi kejaksaan memikul tanggung jawab konstitusional sekaligus moral.

Kepercayaan publik adalah modal utama yang harus dijaga melalui transparansi, akuntabilitas, dan keberanian menindak tanpa pandang bulu.

Kunjungan kerja ini sekaligus mempertegas komitmen Kejaksaan Republik Indonesia untuk terus berbenah dan memperkuat sinergi antar satuan kerja, terutama dalam menghadapi tantangan pemberantasan korupsi yang semakin kompleks dan sistemik.

Sumatera Utara, sebagai salah satu wilayah strategis di Indonesia, diharapkan mampu menjadi contoh praktik penegakan hukum yang tegas namun tetap berkeadilan.

Sebab pada akhirnya, hukum yang kuat bukanlah hukum yang menakutkan, melainkan hukum yang dipercaya.

Dan kepercayaan itu hanya lahir dari integritas yang tidak pernah ditawar.

(RML | Redaksi | Mediapatriot.co.id)



Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar