mediapatriot.co.id Ponorogo – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pacitan dalam beberapa hari terakhir memicu terjadinya gunturan tebing di sejumlah titik pada ruas jalan provinsi Pacitan–Ponorogo. Material berupa tanah dan batu sempat menutup badan jalan dan menghambat arus kendaraan dari kedua arah.
Sedikitnya 11 titik longsoran terpantau di sepanjang jalur tersebut, termasuk di Km 24+99 Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo. Kondisi itu sempat menyebabkan arus lalu lintas terhenti sementara karena material longsor menutup hampir seluruh badan jalan.
Menanggapi kejadian tersebut, UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Kabupaten Pacitan di bawah Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat ke lokasi. Dengan
dukungan alat berat dan personel yang telah disiagakan, proses evakuasi material longsor segera dilakukan.
Kepala UPT PJJ Wilayah Kabupaten Pacitan, Ir. H. Budi Hari Santoso, ST, MT, menyampaikan bahwa berkat kesiapsiagaan tim di lapangan, proses pembersihan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.
“Kurang dari dua jam, material longsor berupa tanah dan batu berhasil kami bersihkan. Untuk sementara jalur sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup atau satu arah guna menjaga keselamatan pengguna jalan,” jelasnya, Sabtu (27/02/2026).
Ia menegaskan bahwa curah hujan yang tinggi dalam waktu cukup lama serta kondisi tebing yang curam menjadi faktor utama terjadinya longsor. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.
Selain melakukan pembersihan, petugas juga memastikan kondisi badan jalan aman dilalui sebelum arus kendaraan dibuka kembali. Koordinasi dengan pihak terkait dilakukan guna
memperlancar pengaturan lalu lintas selama proses evakuasi berlangsung.
UPT PJJ Pacitan memastikan kesiapsiagaan alat berat dan personel selama 24 jam, terutama di musim penghujan seperti saat ini. Langkah tersebut sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat agar jalur vital penghubung Pacitan–Ponorogo tetap dapat difungsikan.
Dengan selesainya penanganan di 11 titik longsor tersebut, arus lalu lintas kini kembali berjalan meski pengawasan tetap diperketat. Pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan longsor, khususnya ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Reporter: S Diran / mediapatriot.co.id Perwakilan Jawa Timur
