Ramadan Menguatkan Jiwa Pendidik: Dari Ruang Dosen IJM Langkat, Spirit Manajemen Hati Menggema untuk Peradaban

Judul Halaman
%%footer%%

Rabu | 4 Maret 2026 | Pukul | 01:00 | WIB

Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Bulan suci Ramadan kembali menjadi momentum sakral untuk merawat kebersamaan dan memperteguh nilai-nilai spiritual di tengah dinamika dunia pendidikan.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan, Yayasan Perguruan Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama yang melibatkan unsur pimpinan dan tenaga kependidikan di lingkungan yayasan, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan yang digelar di Ruang Dosen Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ruang kontemplasi kolektif bagi para pendidik dan pengelola lembaga.

Hadir dalam kesempatan tersebut pimpinan dan pegawai struktural IJM Langkat, guru MDTA, MTS, MAS, tenaga kependidikan (tendik), hingga staf yayasan.

Kebersamaan lintas unit pendidikan itu menghadirkan suasana harmonis yang sarat makna ukhuwah.

Ramadan dan Tanggung Jawab Moral Pendidik

Dalam konteks pendidikan Islam, Ramadan bukan hanya ritual tahunan, melainkan fase penyucian diri yang berimplikasi langsung terhadap kualitas pengabdian.

Hal inilah yang menjadi benang merah dalam tausiyah bertema Manajemen Hati yang disampaikan oleh Dr. H. Muamar Al Qadri.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa manajemen hati merupakan fondasi utama dalam membangun karakter pendidik yang utuh.

Hati yang bersih, menurutnya, akan melahirkan kebijakan yang adil, sikap yang arif, serta dedikasi yang tulus dalam menjalankan amanah pendidikan.

“Pendidikan bukan semata transfer ilmu, melainkan transfer nilai. Dan nilai hanya akan sampai jika hati yang menyampaikannya dalam keadaan bersih dan ikhlas,” ujarnya di hadapan para peserta yang menyimak dengan khusyuk.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan emosi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

Dalam realitas sosial yang dinamis, pendidik dituntut bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional.

Ramadan, menurutnya, adalah laboratorium pengendalian diri yang paling efektif.

Menguatkan Ukhuwah, Meneguhkan Pengabdian

Kegiatan ini berada di bawah arahan Ketua Yayasan, Dr. H. Muhizar Muchtar, yang selama ini dikenal konsisten mendorong penguatan nilai-nilai keislaman dalam tata kelola lembaga.

Buka puasa bersama tersebut menjadi refleksi nyata bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan administratif, tetapi juga keteladanan dalam membangun kultur kebersamaan.

Di tengah arus modernisasi dan tuntutan profesionalisme yang semakin tinggi, kebersamaan seperti ini memiliki arti strategis.

Ia menjadi ruang penyamaan visi, penyelarasan niat, sekaligus penguatan komitmen dalam membangun lembaga pendidikan yang berintegritas.

Suasana yang terbangun sepanjang acara mencerminkan soliditas internal yayasan.

Percakapan hangat antar pegawai, tawa yang terjaga dalam batas kesopanan, serta doa bersama menjelang berbuka menjadi potret harmoni institusi yang sehat secara spiritual dan sosial.

Pendidikan sebagai Ibadah Sosial

Momentum Ramadan ini sekaligus mengingatkan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah ibadah sosial.

Setiap proses belajar mengajar, setiap administrasi yang dikerjakan, hingga setiap keputusan yang diambil merupakan bagian dari tanggung jawab moral yang kelak dipertanggungjawabkan, tidak hanya di hadapan institusi, tetapi juga di hadapan Tuhan.

Buka Puasa Bersama yang digagas Yayasan Perguruan Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura ini menjadi simbol bahwa lembaga pendidikan Islam tidak boleh tercerabut dari akar spiritualitasnya.

Profesionalisme harus berjalan beriringan dengan kesalehan personal.

Di tengah tantangan zaman yang kerap menggerus nilai, kegiatan seperti ini menjadi oase yang meneguhkan kembali orientasi dasar pendidikan:

membentuk manusia berilmu, berakhlak, dan berjiwa pengabdi.

Ramadan, dari Ruang Dosen IJM Langkat, kembali mengajarkan satu hal penting:

ketika hati dikelola dengan baik, maka lembaga akan berjalan dengan sehat, dan pengabdian akan terasa sebagai jalan ibadah yang membahagiakan.

Dengan semangat tersebut, Yayasan Perguruan Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura Langkat menegaskan komitmennya untuk terus merawat ukhuwah Islamiyah, memperkuat solidaritas internal, serta membangun peradaban melalui pendidikan yang berlandaskan iman, ilmu, dan integritas.

(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>





Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan