Dokter RSUD Maba Ancam Mogok Pelayanan Jika Insentif Dua Bulan Belum Dibayar

Judul Halaman
%%footer%%

Halmahera Timur — Sejumlah dokter spesialis dan dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba, Kabupaten Halmahera Timur, mengancam akan menghentikan pelayanan medis apabila insentif mereka selama dua bulan terakhir belum juga dibayarkan.

Salah seorang dokter spesialis yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa insentif untuk periode Januari hingga Februari 2026 hingga kini belum diterima oleh para tenaga medis di rumah sakit tersebut.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Menurutnya, pada awal Februari lalu Direktur RSUD Maba telah menyampaikan bahwa dokumen pencairan insentif sudah ditandatangani dan sedang diproses oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Namun hingga memasuki bulan Maret, para dokter belum memperoleh informasi terbaru mengenai kepastian pembayaran.

Ia menambahkan bahwa keterlambatan tersebut menjadi perhatian serius bagi para dokter, terlebih saat ini memasuki bulan Ramadan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri, ketika kebutuhan ekonomi biasanya meningkat.

“Insentif ini merupakan hak kami sebagai tenaga medis. Sampai sekarang belum ada kejelasan, sehingga kami mempertanyakan apa sebenarnya kendala yang terjadi,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Ia menegaskan bahwa pertanyaan yang disampaikan para dokter bukan bertujuan menyudutkan pihak tertentu, melainkan untuk mendorong perbaikan sistem manajemen di lingkungan rumah sakit agar pelayanan kesehatan ke depan bisa berjalan lebih baik.

Menurutnya, tenaga medis dituntut memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, namun di sisi lain persoalan internal rumah sakit juga perlu diperbaiki.

“Bagaimana kami diminta memberikan pelayanan terbaik jika manajemen rumah sakit sendiri masih memiliki persoalan yang belum diselesaikan,” katanya.

Para dokter juga menilai persoalan insentif sangat sensitif karena berkaitan langsung dengan kebutuhan hidup. Karena itu, mereka berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian terkait pembayaran tersebut.

Ia menegaskan bahwa jika hingga pertengahan Maret belum ada kejelasan atau tindak lanjut mengenai pencairan insentif, para dokter berencana mengambil langkah mogok pelayanan sebagai bentuk protes.

“Jika sampai pertengahan Maret belum ada kejelasan, maka kemungkinan kami akan melakukan mogok pelayanan. Ini sebagai bentuk pembelajaran bersama agar pemerintah daerah lebih memperhatikan tenaga medis yang bertugas di Halmahera Timur,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Maba, dr. Calice Jackiline, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa proses pencairan insentif para dokter saat ini masih berlangsung di BPKAD.

“Insentifnya sudah diproses di BPKAD. Insya Allah urusannya lancar,” ujarnya singkat.


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>





Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Posting Terkait

Jangan Lewatkan