Senin | 16 Maret 2026 | Pukul | 22:15 | WIB
Mediapatriot.co.id | Jakarta | Berita Terkini – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, denyut mobilitas masyarakat mulai terasa kuat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Gelombang keberangkatan penumpang yang membawa harapan untuk kembali ke kampung halaman terus meningkat.
Pada Senin (16/3/2026), tercatat sebanyak 93.998 penumpang meninggalkan Jakarta melalui bandara terbesar di Indonesia tersebut.
Momentum mudik yang sarat makna emosional ini kembali menegaskan bahwa Lebaran bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan peristiwa sosial yang menyatukan jutaan cerita rindu, keluarga, dan tradisi yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengungkapkan bahwa total pergerakan penumpang pada hari ini mencapai 167.602 orang, yang terdiri dari 93.998 penumpang keberangkatan dan 73.604 penumpang kedatangan.
“Untuk persentase rencana penerbangan tanggal 16 Maret 2026 di Bandara Soetta terdapat 167.602 penumpang, data ini terdiri dari penumpang keberangkatan sebanyak 93.998 orang dan kedatangan sebanyak 73.604 orang,” ujar Heru dalam keterangannya di Tangerang.
Bandara Soetta Jadi Simpul Pergerakan Mudik Nasional
Lonjakan penumpang terlihat merata di seluruh terminal Bandara Soekarno-Hatta yang setiap harinya menjadi simpul penting mobilitas udara nasional.
Di Terminal 1, tercatat 312 penerbangan dengan total 48.128 penumpang yang melakukan perjalanan.
Terminal ini masih menjadi salah satu titik keberangkatan favorit bagi penerbangan domestik dengan rute-rute menuju berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, Terminal 2 mencatat 352 penerbangan domestik yang membawa 46.384 penumpang, serta 93 penerbangan dengan 13.413 penumpang lainnya yang turut menambah padatnya aktivitas penerbangan di terminal tersebut.
Adapun Terminal 3, yang dikenal sebagai terminal modern dengan fasilitas internasional, juga menunjukkan aktivitas tinggi.
Di terminal ini tercatat 235 penerbangan domestik dengan 30.931 penumpang, serta 154 penerbangan internasional yang mengangkut 28.746 penumpang.
Jika diakumulasikan secara keseluruhan, terdapat 582 penerbangan keberangkatan dan 579 penerbangan kedatangan, sehingga total pergerakan penerbangan pada hari ini mencapai 1.161 penerbangan.
“Jadi, untuk total penerbangannya ada 582 penerbangan untuk keberangkatan dan 579 penerbangan ketibaan hingga total pada masa angkutan mudik ini direncanakan terdapat 1.161 penerbangan,” jelas Heru.
Tren Pergerakan Penumpang Meningkat Signifikan
Sementara itu, Assistant Deputy Communication & Legal PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menambahkan bahwa peningkatan trafik penumpang sudah mulai terasa sejak awal periode mudik Lebaran tahun ini.
Data operasional menunjukkan bahwa pada periode 13 hingga 15 Maret 2026, aktivitas penerbangan mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Tercatat terdapat 3.455 pergerakan pesawat, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
Angka ini mengalami peningkatan sekitar 8,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 3.182 pergerakan pesawat.
Tidak hanya itu, jumlah penumpang juga menunjukkan lonjakan yang lebih besar.
Dalam tiga hari tersebut, total 519.719 penumpang tercatat menggunakan layanan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, atau meningkat 16,6 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 445.542 penumpang.
Lonjakan ini menjadi indikator kuat bahwa mobilitas masyarakat kembali pulih dan bahkan melampaui angka tahun sebelumnya seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial menjelang Lebaran.
Sisi Lain Mudik: Penurunan Trafik Kargo
Di tengah peningkatan signifikan pada sektor penumpang dan penerbangan, terdapat satu sektor yang justru mengalami penurunan, yakni trafik kargo.
Selama periode 13–15 Maret 2026, volume kargo tercatat mencapai 5.804,6 ton, atau mengalami penurunan sekitar 14,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 6.808,4 ton.
Meski demikian, aktivitas logistik tetap berjalan stabil untuk mendukung kebutuhan distribusi barang menjelang Lebaran, terutama untuk sektor perdagangan dan kebutuhan konsumsi masyarakat.
Mudik: Tradisi yang Tak Pernah Pudar
Fenomena lonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta setiap menjelang Lebaran kembali menegaskan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan fisik.
Ia adalah perjalanan emosional yang membawa manusia kembali pada akar keluarga, kenangan masa kecil, serta kampung halaman yang selalu dirindukan.
Di balik angka-angka statistik
penerbangan, terdapat jutaan kisah tentang anak yang pulang menemui orang tua, orang tua yang menanti kepulangan anaknya, hingga keluarga yang menata kembali kebersamaan setelah sekian lama terpisah oleh jarak dan kesibukan kota.
Bandara Soekarno-Hatta pun kembali menjadi saksi dari perjalanan besar bangsa Indonesia: perjalanan pulang menuju rumah.
(RML | Redaksi | Mediapatriot.co.id)

