Banyuwangi | mediapatriot.co.id Memasuki hari kedua operasi pencarian terhadap korban terseret ombak di Pantai Papuma, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan memperluas area dan metode pencarian. Namun hingga Minggu (29/03/2026) sore, korban masih belum ditemukan.


Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 07.00 WIB yang dipimpin oleh koordinator lapangan, dilanjutkan dengan pembagian tugas sesuai rencana operasi. Tim SAR melaksanakan pencarian melalui beberapa metode, antara lain pemantauan udara menggunakan drone di sekitar lokasi kejadian, pencarian di permukaan laut menggunakan perahu karet dengan pola parallel search pattern, serta penyisiran darat sepanjang garis pantai dari Pantai Papuma hingga Pantai Malikan sejauh kurang lebih 4 kilometer.
Pada pukul 17.00 WIB, tim melaksanakan evaluasi (debriefing) dengan hasil pencarian masih nihil. Operasi SAR kemudian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Korban diketahui bernama Muhammad Sheva Yusuf (22), warga Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Saat kejadian, korban mengenakan baju hitam dan celana pendek berwarna abu-abu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal dalam proses pencarian dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada.
“Pada hari kedua, tim telah memperluas area pencarian dengan mengombinasikan metode pencarian darat, laut, dan udara. Namun hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan keselamatan personel serta menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Jember, Polair Puger, Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan, SAR Rimba Laut, SAR Lokal Papuma, MDMC, Brandal Alas, Barat Daya, Siluman Rescue, Bensromben, SENKOM, serta masyarakat sekitar.
Peralatan yang digunakan meliputi satu unit Rescue Car, satu set perahu karet lengkap dengan motor tempel, peralatan water rescue, peralatan medis lengkap, serta alat komunikasi.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 10 knot dari arah timur dan tinggi gelombang mencapai 2 meter. Selain itu, padatnya aktivitas wisatawan di kawasan Pantai Papuma turut menjadi kendala dalam pelaksanaan operasi SAR.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar selalu waspada terhadap potensi bahaya gelombang tinggi serta mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah ditetapkan.
Tri/mediapatriot.co.id

