Halmahera Timur, 31 Maret 2026 — Aksi pencurian sapi kembali terjadi di Desa Tutuling Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur. Seekor sapi milik warga bernama Nur dicuri dengan cara dipotong di lokasi kejadian, Selasa (31/3/2026). Pelaku hanya meninggalkan jeroan, usus, dan sisa kotoran di tempat.
Nur mengaku kaget saat mendatangi lokasi untuk memindahkan sapinya pada sore hari, sebagaimana rutinitas yang biasa dilakukan. Namun setibanya di lokasi, sapi tersebut sudah tidak ada.
“Pas sore saya mau pindah sapinya saya kaget. Memang setiap sore saya pindahkan. Pas saya datang sudah tidak ada,” kata Nur.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Tani arah Tebai, Desa Tutuling Jaya. Menurut Nur, pelaku diduga memotong sapi di tempat, lalu membawa sebagian besar dagingnya. Yang tersisa hanya jeroan, bahkan anak sapi yang masih berada dalam perut induknya.
“Yang dicuri satu ekor sapi, yang ditinggal hanya anak sapi yang masih di dalam perut. Kerugian saya kurang lebih jutaan rupiah,” ujarnya.
Warga menyebut kejadian kehilangan sapi di Desa Tutuling Jaya bukan pertama kali terjadi. Aksi pencurian ternak tersebut disebut sudah berulang dan membuat peternak resah karena pelaku belum juga tertangkap.
“Sering terjadi kehilangan sapi di desa ini, tapi sampai sekarang pelakunya belum ditangkap. Masyarakat khususnya peternak jadi takut,” ujar warga setempat.
Sementara itu, Kapolsek Wasile, AKP Mus Senen, mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban terkait kejadian tersebut.
“Belum ada laporan kehilangan satu ekor sapi yang dipotong di tempat dan hanya disisakan isi dalamnya,” katanya.
Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan dan meningkatkan patroli di wilayah perkebunan serta jalur ternak, guna mencegah pencurian kembali terjadi dan memberikan rasa aman bagi peternak di Desa Tutuling Jaya.

