Senin | 6 April 2026 | Pukul | 10:20 | WIB
Mediapatriot.co.id | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Pagi yang cerah di halaman SMA Sri Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Senin (6/4/2026), menjadi saksi sebuah momentum penting yang melampaui sekadar rutinitas upacara bendera.
Di tengah barisan rapi siswa-siswi, hadir sosok aparat penegak hukum yang tidak hanya membawa kewenangan, tetapi juga harapan—Kapolsek Tanjung Pura, IPTU Mimpin Ginting, S.H., M.H.
Dalam balutan program “Police Go To School” yang diinisiasi oleh Polres Langkat, kehadiran Kapolsek sebagai pembina upacara bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata pendekatan humanis Polri dalam membangun kesadaran hukum sejak dini di kalangan generasi muda.
Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan khidmat.
Rangkaian demi rangkaian prosesi berjalan tertib, mulai dari penghormatan kepada pembina upacara, pengibaran Sang Merah Putih, hingga pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945. Namun, inti dari seluruh kegiatan tersebut terletak pada amanat yang disampaikan—pesan yang tidak hanya didengar, tetapi juga diharapkan mampu meresap dalam kesadaran para pelajar.
Dalam amanatnya, IPTU Mimpin Ginting menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Ia mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadi cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.
“Disiplin dan kepatuhan terhadap aturan bukanlah beban, melainkan bekal untuk masa depan,” tegasnya di hadapan ratusan pelajar.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahaya laten yang mengintai generasi muda, mulai dari balap liar, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba. Dalam bahasa yang lugas namun menyentuh, Kapolsek mengajak siswa untuk menjauhi segala bentuk perilaku destruktif yang dapat merusak masa depan.
Tak hanya itu, perhatian juga diberikan pada fenomena sosial kekinian—penggunaan media sosial.
Di era digital yang serba terbuka, para pelajar diimbau untuk bijak dalam bermedsos, menghindari ujaran kebencian, hoaks, serta konten negatif yang dapat menjerumuskan.
Pesan-pesan tersebut disampaikan bukan dengan nada menggurui, melainkan sebagai bentuk kepedulian seorang aparat yang memahami bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang harus dijaga.
Kepala SMA Sri Langkat, Rija Pahrepi, S.Pd, menyambut baik kegiatan ini.
Ia menilai kehadiran polisi di lingkungan sekolah memberikan dampak positif, terutama dalam membangun kedisiplinan dan kesadaran hukum di kalangan siswa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini,” ujarnya.
Program “Police Go To School” sendiri menjadi salah satu strategi Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui pendekatan edukatif, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara aparat penegak hukum dan masyarakat sejak usia dini.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, menutup rangkaian upacara yang sarat makna.
Namun, lebih dari itu, pesan yang disampaikan di pagi hari tersebut diharapkan terus bergema—menjadi pengingat, sekaligus kompas moral bagi para pelajar dalam menapaki masa depan.
Di tengah berbagai tantangan zaman, langkah kecil seperti ini menjadi bukti bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran—dan pagi itu, kesadaran itu ditanamkan dari sebuah lapangan upacara di Tanjung Pura.
Sumber : IPTU.MIMPIN GINTING. SH., MH.,
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)
