Dua Hati, Satu Misi: Dua Bersaudara Menuai Jiwa di Altar Paskah Bethany Generasi Yosua Season City

Judul Halaman

Ps. Imanuel, S.H. dan Dr. Pdm. Prima Utama Immanuel, M.Th Bersatu Dalam Pelayanan Membawa Pesan Kebangkitan yang Mengubahkan Hidup

Jakarta Barat, MediaPatriot.co.id — Perayaan Easter Sunday 2026 yang digelar Gereja Bethany Generasi Yosua pada 5 April 2026 di Mall Seasons City berlangsung penuh sukacita dan makna rohani yang mendalam. Ibadah yang dihadiri ratusan jemaat ini tidak hanya menjadi momen perayaan kebangkitan Yesus Kristus, tetapi juga ajakan untuk memperteguh iman dan meninggalkan kehidupan lama yang penuh dosa.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung

Dalam kesempatan tersebut, PS. Imanuel menyampaikan khotbah yang kuat, interaktif, dan menggugah kesadaran jemaat tentang esensi kebangkitan Kristus. Ia membuka pesannya dengan pertanyaan sederhana namun penuh makna, “Yesus bangkit sendiri atau bersama-sama?” yang langsung mengundang respons jemaat.

PS. Imanuel kemudian menegaskan bahwa kebangkitan Yesus bukan sekadar peristiwa simbolik, melainkan bukti nyata keilahian-Nya. Mengacu pada Matius 27:52-53, ia menjelaskan bahwa kebangkitan Yesus juga membangkitkan orang-orang kudus, sehingga menunjukkan kuasa-Nya sebagai Tuhan yang sejati.

“Tidak ada nabi lain yang mampu bangkit dari kematian sekaligus membangkitkan yang lain. Hanya Yesus. Ini membuktikan bahwa Dia benar-benar Tuhan,” tegasnya di hadapan jemaat.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar umat tidak mudah goyah dalam iman hanya karena tekanan duniawi seperti jabatan, hubungan, atau kepentingan pribadi. Menurutnya, keselamatan tidak boleh “digadaikan” demi hal-hal sementara.

Dalam khotbahnya, PS. Imanuel juga menekankan pentingnya memahami bahwa penebusan dosa oleh Yesus berlaku untuk seluruh umat manusia. Namun, ia mengingatkan bahwa keselamatan tidak cukup hanya diterima, melainkan harus “dikerjakan” dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengilustrasikan hal ini dengan analogi tiket masuk, bahwa penebusan Yesus ibarat tiket yang sudah diberikan, tetapi tetap membutuhkan “identitas” berupa tindakan nyata dalam menjalankan iman. Tanpa itu, seseorang tidak dapat menikmati keselamatan secara utuh.

“Dosa memang sudah ditebus, tetapi kalau kita tidak mengerjakan keselamatan, itu menjadi sia-sia. Jangan jadikan dosa sebagai gaya hidup,” ujarnya tegas.

PS. Imanuel juga menyoroti pentingnya pengendalian diri sebagai wujud nyata kehidupan baru dalam Kristus. Ia mencontohkan bagaimana dalam kehidupan sehari-hari, seseorang tetap harus memilih untuk tidak marah atau berbuat dosa meskipun memiliki alasan.

“Kalau kita marah, kita hanya memuaskan daging, tetapi menggadaikan berkat Tuhan. Pengendalian diri adalah bukti bahwa kita hidup bersama Kristus,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengajak jemaat untuk memahami makna perjamuan kudus sebagai bagian penting dalam iman Kristen. Ia menegaskan bahwa perjamuan kudus harus dilakukan dengan penuh kesadaran, pengakuan dosa, dan penghormatan, bukan sekadar ritual.

“Kalau kita makan perjamuan kudus dengan cara yang tidak layak, kita justru mendatangkan hukuman atas diri sendiri. Tetapi kalau dilakukan dengan benar, itu menjadi sumber berkat dan kesembuhan,” jelasnya.

Menutup khotbahnya, PS. Imanuel kembali menegaskan bahwa kebangkitan Yesus adalah bukti kemenangan atas maut dan dasar utama iman Kristen. Ia mengajak seluruh jemaat untuk benar-benar hidup sebagai “anak Tuhan”, bukan kembali menjadi “gelandangan rohani” yang masih terikat dosa.

“Pilih hidup atau mati, itu ada di tangan kita. Yesus sudah bangkit, sekarang pertanyaannya—apakah kita mau bangkit bersama Dia?” pungkasnya.

Ps. Imanuel dikenal sebagai pengkhotbah dan hamba Tuhan yang melayani secara khusus dalam bidang okultisme, pelepasan, serta pengusiran roh jahat. Saat ini, Tuhan mempercayakan beliau untuk menggembalakan anak-anak Tuhan di Gereja Bethany Generasi Yosua Mall Season City.

Sementara itu, Pdm. Dr. Prima Utama Immanuel, M.Th dipakai Tuhan untuk menjangkau jiwa-jiwa melalui bidang sekuler dan dunia bisnis, membawa nilai-nilai iman ke dalam kehidupan profesional.

Keduanya dipakai Tuhan secara luar biasa untuk memenangkan jiwa-jiwa dan menghadirkan berbagai terobosan demi kemuliaan Tuhan.

Perayaan Paskah ini pun menjadi momen refleksi mendalam bagi jemaat, bahwa kebangkitan Kristus bukan hanya untuk dirayakan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan nyata yang penuh iman, kebenaran, dan kemenangan.

Red Irwan Hasiholan


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>





Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak.

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
👉 Klik di sini untuk bergabung