Kota Bekasi, MPN
Keluarga besar organisasi kedaerahan Forum Betawi Rempug (FBR) Koordinator Wilayah (Korwil) Kota Bekasi menggelar silaturahmi akbat pasca-perayaan Hari Raya Idulfitri. Kegiatan yang digelar Selasa (7/4) ini dirangkai dengan pengucapan Ikrar Hala Bihalal, satu tradisi yang dilaksanakan masyarakat Betawi saat menyampaikan permohonan maaf di Hari Lebaran.
Prosesi Ikrar Halal Bihalal ini dipimpin Ketua Umum FBR Se-Jabodetabek, KH Lutfi Hakim yang diikuti secara serempak oleh seluruh pengurus dan anggota FBR Korwil Kota Bekasi. Terlihat hadir dalam kegiatan ini, antara lain Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi, Hudi Wijayanto, bersama Camat Bekasi Selatan Karya Sukmajaya, perwakilan dari Polrestro Bekasi Kota dan Kodim 0507/BKS, Ketua FKUB Kota Bekasi H Abdul Manan, tokoh agama KH Abdul Hadi Al-Walid, tokoh masyarakat Nofel Saleh Hilabi, serta para pengurus dari Aliansi Ormas dan LSM se-Kota Bekasi.
Suasana khusuk seketika terasa saat seluruh anggota FBR mengucapkan Ikrar Halal Bihalal. Setelahnya, mereka lalu berkeliling sambil bersalaman mengucap kata maaf sebagai refleksi dari parayaan Hari Raya Idulfitri.
Usai kegiatan, Ketua Umum FBR Se-Jabodetabek KH Lutfi Hakim menjelaskan, setiap organisasi kedaerahan memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestatikan tradisi dan budaya daerahnya masing-masing. “Begitu juga dengan FBR yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan tradisi masyarakat Betawi, salah satunya dengan menggelar halal bihalal ini,” tegasnya.
Lutfi Hakim kemudian menyampaikan pesannya kepada keluarga besar FBR agar tetap kompak, dan selalu menjaga marwah organisasi sebagai simbol kearifan lokal masyarakat Betawi. “Jangan mudah terprovokasi, apalagi di saat dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja, tetap solid, jangan mau diadu-domba, jangan mudah percaya kabar hoax,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Korwil FBR Kota Bekasi, Novel Said, menjelaskan kegiatan halal bihalal ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pasca-perayaan Lebaran. “Bahkan untuk momentum Lebaran ini kami sudah menggelar tiga kegiatan, dimulai dari kegiatan ruwahan sebelum memasuki Ramadhan, lalu acara berbuka puasa bersama yang kami rangkai dengan pemberian santunan dan bingkisan Lebaran untuk anak yatim dan dhuafa, lalu saat ini kegiatan halal bihalal yang dihadiri oleh seluruh pengurus Gardu FBR tingkat kelurahan yang ada di Kota Bekasi,” paparnya.
“Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan yang kami gelar ini menambah kerempugan dan rasa persaudaraan di internal organisasi FBR. Dan ini menambah rasa percaya diri kami selaku tuan rumah di kampung sendiri yang bisa menjaga tradisi budaya lokal masyarakat Betawi,” tegas Novel.
Novel menyebut FBR membuka pintu sinergitas kepada pemerintah dan kalangan Ormas lain dengan menjaga harmonisasi dsri keberagaman suku dan agama di Kota Bekasi. “Siapa pun pasti ingin kampungnya maju dan sejahtera, tapi kalau bisa kita jangan cuma jadi pengontrak di kampung kita sendiri,” ungkapnya.
Semangat menjaga kelestarian budaya Betawi ini menjadi kesan positif bagi Djajang Buntoro selaku Ketua Bidang Koperasi FBR Kota Bekasi. “Satu kesan positif selalu terpancar dari semangat kawan-kawan di FBR untuk tetap menjaga tradisi atau kebudayaan Betawi,” katanya.
Harapan yang sama juga diutarakan Djajang Buntoro terhadap kekompakan keluarga besar FBR. “Banyaknya pengurus dan anggota yang hadir dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa FBR Kota Bekasi masih guyub, masih rempug, masih kompak, dan saya berharap suasana persaudaraan seperti ini dapat terus dipertahankan,” pungkasnya. (Mul)
