Banyuwangi — Operasi pencarian terhadap warga yang hilang di kawasan Hutan Baluran, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, memasuki hari keenam. Hingga Jumat sore (10/4), korban masih belum berhasil ditemukan.
Korban atas nama Suwardi (68), warga Desa Sumberwaru, dilaporkan hilang sejak 4 April 2026 saat mencari sapi di kawasan hutan Baluran.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa pada hari keenam, tim SAR gabungan melakukan penyempitan area pencarian guna meningkatkan efektivitas.
“Pada hari keenam, pencarian difokuskan dengan metode closed grid atau tipe 3, dengan pembagian dua sektor masing-masing seluas 0,75 kilometer persegi untuk memastikan area prioritas tersisir lebih detail,” jelas Oka Astawa.
Upaya pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, antara lain Basarnas, BPBD Situbondo, Tagana, Balai Taman Nasional Baluran, TNI/Polri, Satpol PP, perangkat kecamatan, serta masyarakat sekitar.
Meski area pencarian telah dipersempit dan disisir secara intensif, hingga pukul 17.00 WIB hasil pencarian masih nihil.
Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Sabtu, 11 April 2026 pukul 07.00 WIB dengan evaluasi lanjutan serta penguatan strategi pencarian di lapangan.
“Kami akan terus berupaya maksimal bersama seluruh unsur SAR gabungan hingga korban dapat ditemukan,” tambahnya.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah, sehingga mendukung jalannya operasi pencarian.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi

