SERUAN ULAMA, ZUAMA DAN CENDEKIAWAN MUSLIM INDONESIA TENTANG URGENSIT PERSATUAN DUNIA ISLAM UNTUK PENCIPTAAN TATA DUNIA BARU YANG DAMAI, ADIL, SEJANTERA, DAN BERADAB

Mediapatriot.co.id Jakarta 13 April 2026

1. Serangan Amerika Serikat dan Israel atas Iran menimbulkan tragedi kemanusiaan baru (sementara tragedi kemanusiaan oleh Zionis Israel di Gaza, Palestina belum lenyap). Serangan —dengan alasan superfisial bahwa tran memiliki senjata nuklir yang bisa menjangkau Amerika Serikat, seperti alasan invasi Amerika Serikat terhadap Irak pada 2003 dan terbukti tidak adamerupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara lain, hukum internasional, hak-hak asasi manusia, dan pengabaian eksistensi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Agresi Amerika Serikat dan Israel, yang dilakukan pada Bulan Suci Ramadhan dan membunuh seratus lebih anak-anak yang sedang belajar, patut dinilai sebagai kejahatan kemanusiaan, kebiadaban, dan aksi teror yang nyata. Perang tersebut telah membawa dampak buruk berskala global dalam bidang politik dan ekononii. Jika hal ini tidak segera dihentikan maka potensial menyulut perang global dengan dampak lebih buruk bagi peradaban dunia secara menyeluruh.

Informasi Iklan / Advertorial Klik mediapatriot.co.id@gmail.com atau Hubungi WhatsApp kami 08999208174

2. Didorong oleh kevakinan bahwa (a) Islam adalah agama perdamaian (din al-salam) dan agama keadilan (din al‘adl), (b) rasa tanggung jawab akan mandat kemanusiaan universal (Khalifat Allah fi al-ardh), dan (c) Amanat Konstitusi Indonesia untuk mewujudkan perdamaian abadi dan menghapus segala bentuk penjajahan dari muka bumi, kami memandang mendesak dilakukannya ishlah syamilah yakni perbaikan menyeluruh berupa penghentian perang total dan permanen, penyelesaian konflik secara berkeadilan, dan perbaikan tata kehidupan global atas dasar kebenaran, keadilan, kedamaian, dan keadaban. Betapapun, perang yang berkelanjutan dan meluas akan membawwa malapetaka dunia dan kehancuran peradaban umat manusia.

3. Sehubungan dengan itu, kami mendesak PBB dan Lembaga Internasional relevan, seperti Dewan Keamanan PBB, International Court ef Justice/IC), dan International Criminal Court/ICC, untuk mengenakan dan mengakkan sanksi tegas dan berat kepada penyebab perang, yaitu Amerika Serikat dan Israel, dengan meminta komitmen mereka agar tidak akan mengulangi lagi tindak penyerangan, pendudukan, dan penjajahan atas negara berdaulat lain, termasuk atas Palestina. Pada saat yang sama, Amerika Serikat dan Israel agar menaati prinsip-prinsip hak-hak Asasi manusia, demokrasi, hukumhukum internasional secara murni dan konsekwen. Amerika Serikat, khususnya, agar menanggalkan arogansi dan orientasi hegemonik serta melepas sikap standar ganda dalam menyetesaikan konflik IsraelPalestina, dan konflik-konflik lain di dunia.

Untuk itu para pemimpin negara-negara Islam diserukan agar mengedepankan persatuan dan solidaritas keislaman, mengagungkan kejayaan Islam, dan bersatu padu dalam menghadapi ancaman terhadap Dunia Islam dan peradaban dunia. Secara khusus, menyerukan segenap pemimpin negara Islam untuk mencamkan pesan AlQur’an (alMaidah 2) “bekerja samalah kalian dalam kebenaran dan ketakwaan, dan jangan bekerja sama dalam dosa dan pertentangan”. Para pemimpin negara Islam agar bersepakat dalam upaya pembelaan terhadap Bangsa Palestina untuk merdeka dan berdaulat, dan menjaga Kiblat Pertama Umat Islam, al-Masjid alAqsha, dari pendudukan dan penguasaan oleh Tentara Zionis Israel. Segala bentuk perbedaan dan silang sengketa sesama negara Islam agar dapat diselesaikan dalam semangat ukhuwah Islamiyah dan mengedepankan kepentingan Islam dan umat Islam. AlQur’an memesankan kepada kita: (1). Bersatulah kalian dengan berpegang teguh pada tali agama Allah, jangan bercerai berai (Ali Imran 103); dan (2). Taatilah Allah dan RasulNya, jangan kalian berpecah belah karena kalian akan mengalami kegagalan, dan kebesaran kalian akan lenyap (AlAnfal 46).

Kepada Umat Islam di seluruh dunia di manapun mereka berada untuk mewujudkan secara nyata persaudaraan keislaman (alukhuwah alIslamiyah) sebagai Umat Satu Kitab Suci AlQur’an dan Satu Kiblat Ka’batullah (Ummat al-Qur’an wa alQiblat alWahidah). Umat Islam diserukan untuk tidak terhasut oleh politik divide et empera yang mengembangkan perbedaan antara Sunni dan Syiah, maupun antara Arab dan Persia. (Selama kita bersyahadatain, menunaikan shalat menghadap kiblat yang sama, dan berpegang teguh kepada Kitab Suci al-Qur’an yang sama maka kita adalah umat yang satu (ummatan wahidah).

Perang Timur Tengah 2026 menjadi pelajaran berharga dan momentum bagi Dunia Islam untuk melakukan introspeksi, retrospeksi, dan evaluasi diri bahwa inilah saatnya bagi umat Islam untuk memberi kesaksian kepada dunia sebagai Umat Terbaik (khaira ummah) dan Umat Tengahan (ummatan wasathan). Untuk itu Dunia Islam, baik pemerintah maupun masyarakat, agar selain membangun solidaritas internal umat Islam, juga mengembangkan solidaritas eksternal dengan bangsa cinta perdamaian dan keadilan di seluruh dunia. Adalah saatnya, dengan mengambil ibrah dan hikmah dari balik musibah, kita menggerakkan suatu Aliansi Global untuk Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dan dengan semangat persaudaraan kemanusiaan (alukhuwah alinsaniyah) membangun Tata Dunia Baru yang damai, adil, sejahtera, dan beradab.

Daftar Ulama, Zuama Dan Cendekiawan Muslim Indonesia Penandatangan Seruan tentang Urgensi Persatuan Dunia Islam untuk Penciptaam Tata Dunia Baru yang Damai, Adil, Sejahtera, dan Beradab

1. Dr. M. Jusuf Kalla (Mantan Wakil Presiden RI, dan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia). Prof. Dr. M. Din Syamsuddin (Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam)

Prof. Dr. KH, Agil Siroj (Mantan Ketua Umum PBNU).

Prof. Dr. Syafiq A Mughni (Ketua PP Muhammadiyah)

Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi)

Prof. Dr. Mahfud MD (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi)

Prof. Dr. Hamdan Zoelva (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi/Ketua Umum PP Sarekat Islam)

8. Dr. Lukman Hakim Saifuddin (Mantan Menteri Agama)

9. Prof. Dr. Komaruddin Hidayat (Mantan Rektor UIN & UIII/Ketua Dewan Pers)

10. 10-KH Muhyidin Junaidi, MA (Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI)

11. Dr. KH. Cholil Nafis l, MAg (Wakil Ketua Umum MUI)

12. Dr. Anwar Abbas, MAg, MM (Wakil Ketua Umum MUI)

13. Prof. Dr. Sudarnoto A. Hakim (Ketua MUI)

14. Dr. KH. Zaitun Rasmin, Lc, MA. (Ketua MUI/Ketua Umum Wahdah Islamiyah)

15. Dr. KH Jeje Zaenudin (Ketua Umum PP Persatuan Islam)

16. Dr. Faisol Nashar bin Madi (Ketua Umum PP Al-Irsyad al-Islamiyah)

17. Dr. Adian Husaini (Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia)

18. Dr. Masyhuril Khamis (Ketua Umum PB Al-Washliyah)

19. Prof. Dr. Jakfar Hafsah (Wakil Ketua Umum ICMI)

20. Prof. Dr. Husnan Bey Fananie (Ketua Umum PP Parmusi)

21. Dr. Syarfi Hutauruk (Ketua Umum DPP Tarbiyah Islamiyah)

22. Dr. Ahmad Kusyairi Suhail (Ketua Umum DPP IKADI)

23. Dr. KH MA Suhari (Ketua Umum DPP Bakomubin)

24. Dr. Imam Addaraqutni (Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia).

25. Dr. Rahmat Hidayat (Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia)

26. Dr. Agus Wicaksono (Wakil Ketua Umum PP Al-Ittihadiyah)

27. Zahir Yahya, MA (Ketua DPP AhlulBait Indonesia/ABI)

28. KH Sadeli Karim (Ketua Dewan Syura Mathla’ul Anwar)

29. Dr. Bakhtiar Nasir, Lc, MM (Direktur AQL Center)

30. KH. Shobri Lubis (Ketua Umum Persada/Alumni 212)

31. Dr. Nashirul Haq (Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayatullah)

32. Husein Shahab, MA (Ketua Dewan Syura AhlulBait Indonesia/ABI)

33. Mohammad Al-Jufri, SE (Ketua Miftahul Khairat)

34. Dr. Haidar Bagir, MA (Pendiri Gerakan Islam Cinta). 35. Ir. Sayuti Asyathri (Cendekiawan Muslim/Mantan Anggota DPR)

36. Dr. Ahmad Rifai Hasan, MA (Direktur Paramadina Institute for Ethics and Civilization) 37. Dr. Nurhayati Assegaf (Sekjen Global Forum of Muslimah Leaders)
38. Dr. Rashda Diana, Lc, MA (Wakil Pengasuh PMI Dea Malela/Dosen Unida Gontor)
39. Dr. apt. Salmah Orbayinah, M. Kes (Ketua Umum PP Aisyiah)
40. Dra. Marfuah Mustofa, MPd (Ketua Umum PP Wanita Islam)
41. Prof. Dr. Valina Subekti (Ketua Umum PP Wanita Sarekat Islam)
42. Dr. Sabriati Aziz (Penasehat Muslimat Hidayatullah)
43. Dr. Syifa Fauziah (Ketua Umum DPP BKMT) 44. Mufidah Said Bawazier, SE, MM (Ketua Dewan Pengawas PB Wanita Al-Irsyad)
45. Hj. Trisna Djuwaeli, SE, MM (Ketua Umum PP. Muslimat Mathla’ul Anwar)
46. Herliani, M.Ag. (Ketua Umum DPP Wanita PUI)
47. Hj. RA.Reni Anggrayni, S.T (Ketua Umum Salimah/Persaudaraan Muslimah)
48. Hartini Dg Saido, SAg, M.H (Ketua Umum PP Muslimat Dewan Da’wah)
49. Dra.Hj.Asdirwati Ali. M.MP. (Ketua Umum PP. Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah/ PERWATI)
50. Prof. Dr. Makmun Murod (Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta)
51. Prof. Dr. Didik J Rachbini (Rektor Universitas Paramadina)
52. 52. Prof. Dr. Masduki Ahmad (Rektor Universitas Islam Assyafiiyah/UIA)

53. Dr. KH. Zulikifli Muhadli, SH (Ketua Umum Forum Pondok Pesantren Alumni Gontor/FPAG)

 

Kontributor :(Indra Permana)

IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id