Mediapatriot.co.id, Lembang – MENANGANI sampah di kawasan Bandung Raya, Satgas Citarum bersama DLH Provinsi Jawa Barat membangun kolaborasi dengan menyasar para pengusaha di sektor Hotel dan Restaurant di Hotel Ahadiat dan Bungalow Kota Bandung, Selasa 14 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdam III/Siliwangi yang diwakili oleh Kolonel Inf Agung, Dansatgas Citarum Kolonel Inf Yanto Kusno Hendarto, DLH Prov Jabar, Dansektor 8 Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong, S.H, DLH Kota dan Kabupaten se Bandung Raya, serta perwakilan dari pengusaha Hotel dan Restaurant.
Dansektor 8 Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong menyampaikan, kegiatan ini untuk membangun kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan para pengusaha hotel dan restaurant sebagai upaya penanganan sampah langsung dari sumbernya.
“Kolaborasi ini sebagai upaya untuk mengurangi timbunan sampah langsung dari hulu secara mandiri, serta mendukung pencapaian target lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan, yang pada akhirnya akan mengurangi beban di TPA,” ujar Dansektor 8.
Lebih lanjut dikatakan, penguatan pengelolaan mandiri, mendorong pelaku usaha Hotel dan Restauran juga Kafe untuk memilah dan mengolah sampahnya secara mandiri, salah satunya dengan sistem Maggotisasi atau komposting sebelum diangkut ke TPA.
Selain itu, tambah Dansektor 8, memastikan bahwa sampah yang dibuang ke TPA hanyalah sampah residu dan sudah tidak dapat diolah lagi, sehingga dapat mengurangi resiko overload di TPA.
“Langkah ini juga merupakan upaya preventif dari pemerintah untuk mengatasi situasi kedaruratan sampah yang terjadi di beberapa wilayah, terutama karena daya tampung TPA yang terbatas,” ungkap Kolonel Inf Oni Kristiyono Goendong.
Dengan kolaborasi yang terbangun, Lanjut Dansektor, bisa mengatasi kontribusi sampah yang sangat signifikan, seperti contoh di Labuan Bajo mencapai 30 persen serta di Bali sekitar 11,4 persen.
Menurut Dansektor, dengan membangun komitmen bersama, bisa menciptakan sinergi antara pemerintah, dunia usaha juga masyarakat untuk dapat bertanggung jawab dengan sampah yang dihasilkan.
“Pada akhirnya, kolaborasi ini dapat mendukung ekonomi sirkular dan pariwisata dengan mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomis, sekaligus menjaga lingkungan guna mendukung sektor pariwisata yang berkelanjutan,” tutur Dansektor 8.
Rie
