Halmahera Timur – PT Indo Bumi Nikel (IBN) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, yang berlangsung dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di wilayah lingkar tambang.
Kegiatan ini mencakup dua kecamatan, yakni Kecamatan Wasile dan Kecamatan Wasile Timur. FGD tersebut dihadiri langsung oleh para camat dari kedua wilayah, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Selain itu, turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Kapolsek Wasile dan Danramil Wasile, yang menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis masyarakat.
Tidak hanya itu, seluruh kepala desa (kades) dari dua kecamatan juga ambil bagian dalam forum diskusi tersebut. Kehadiran para kades dinilai penting untuk menyampaikan kondisi riil dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
FGD ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan masyarakat. Partisipasi mereka diharapkan mampu memberikan masukan yang komprehensif dalam penyusunan rencana induk yang tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, PT Indo Bumi Nikel berkomitmen untuk menyusun program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan dan potensi lokal di wilayah Wasile dan Wasile Timur.
Hasil dari FGD ini nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan strategis perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
