Jakarta – PT Sinar Terang Mandiri Tbk menyampaikan optimisme kuat terhadap prospek usaha Perseroan dalam agenda Public Expose 2026, dengan menekankan penguatan operasional, efisiensi biaya, ekspansi wilayah kerja, serta kinerja keuangan yang tetap solid di tengah dinamika industri pertambangan nasional.
Direktur Utama Ivo Wangarry menegaskan bahwa keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang menjadi arah utama perusahaan dalam menjalankan bisnis.
“Kami terus memperkuat fondasi usaha melalui tata kelola yang baik, peningkatan kualitas layanan, pengembangan SDM, serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam seluruh aktivitas operasional. Kami ingin memastikan perusahaan bertumbuh sehat dan memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ivo Wangarry.
Menurutnya, PT Sinar Terang Mandiri Tbk akan terus menangkap peluang dari meningkatnya kebutuhan jasa penunjang pertambangan di Indonesia, seiring kebutuhan efisiensi dan produktivitas para pelaku industri.
Sementara itu, Direktur Adi Irawan menegaskan bahwa kekuatan Perseroan terletak pada disiplin efisiensi biaya serta pengalaman panjang dalam menangani berbagai proyek strategis di kawasan timur Indonesia.
“Kami terus menjaga efisiensi biaya operasional tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Perseroan memiliki rekam jejak luas dalam pengerjaan proyek-proyek di Maluku, Sulawesi, dan Papua. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk terus berkembang,” jelas Adi Irawan.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan dari sejumlah klien ternama diraih melalui konsistensi pelayanan yang profesional dan tepat waktu.
“Kepercayaan pelanggan dibangun dari pelayanan yang konsisten selama bertahun-tahun. Itu yang terus kami jaga dan tingkatkan,” tambahnya.
Dari sisi keuangan, Chief Financial Officer Holmes Siringoringo memaparkan bahwa Perseroan tetap membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025.
Berdasarkan data perusahaan, pendapatan usaha Perseroan tercatat sebesar Rp2,36 triliun, sementara laba periode berjalan mencapai sekitar Rp202 miliar. Capaian ini menunjukkan ketahanan bisnis perusahaan di tengah tantangan biaya operasional dan dinamika sektor pertambangan.
“Kinerja keuangan 2025 mencerminkan kemampuan Perseroan menjaga pertumbuhan pendapatan, mengendalikan biaya, serta mempertahankan profitabilitas. Kami akan terus fokus pada penguatan arus kas, efisiensi, dan ekspansi yang selektif agar nilai perusahaan terus meningkat,” ujar Holmes Siringoringo.
Selain itu, Perseroan juga mencatat peningkatan kapasitas organisasi dengan jumlah karyawan yang terus berkembang, sebagai bentuk kesiapan mendukung ekspansi bisnis ke depan.
Manajemen optimistis tahun 2026 akan menjadi momentum pertumbuhan baru, terutama dengan meningkatnya aktivitas pertambangan nasional dan kebutuhan jasa kontraktor yang berpengalaman serta terpercaya.
Melalui strategi yang terukur, manajemen solid, dan dukungan kepercayaan klien, PT Sinar Terang Mandiri Tbk diyakini akan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan jasa pertambangan nasional yang kompetitif dan berkelanjutan.
Red Irwan Hasiholan

