Di Antara Banjir, Aspirasi, dan Integritas: Ketegasan Humanis Kapolsek Tanjung Pura Menjaga Marwah Demokrasi Lokal

 

Kamis | 23 April 2026 | Pukul | 06:50 | WIB


Berita Bandung Hari Ini di BANDUNGMPI.COM

Informasi Iklan / Advertorial Klik mediapatriot.co.id@gmail.com atau Hubungi WhatsApp kami 08999208174

Mediapatriot.co.id | Tanjung Pura | Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Di tengah dinamika sosial yang mengemuka pascabencana banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Langkat, sosok Kapolsek Tanjung Pura, IPTU Mimpin Ginting, SH., MH., tampil sebagai figur yang memadukan ketegasan institusional dengan pendekatan humanis yang mengakar kuat di tengah masyarakat.

Terlahir dari latar belakang keluarga petani dan berakar pada kultur Karo yang menjunjung tinggi nilai kerja keras serta kehormatan, IPTU Mimpin Ginting tidak sekadar menjalankan tugas formal sebagai aparat penegak hukum.

Ia menghadirkan wajah kepolisian yang dekat, responsif, dan terbuka terhadap kritik publik sebagai bagian dari dinamika demokrasi.

Dalam sebuah pertemuan lintas unsur yang berlangsung di wilayah hukumnya, Kapolsek tampak duduk bersama unsur pemerintah kecamatan dan Danramil 11 Tanjung Pura.

Suasana dialog yang cair namun substansial mencerminkan sinergitas tiga pilar dalam menjaga stabilitas sosial serta membangun komunikasi yang konstruktif dengan masyarakat.

Pendekatan silaturahmi yang konsisten dijaga oleh IPTU Mimpin Ginting menjadi fondasi penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman.

Tidak hanya dalam situasi normal, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi tekanan akibat bencana banjir yang melanda beberapa kawasan, termasuk Kecamatan Tanjung Pura.

Menanggapi aksi unjuk rasa warga yang menuntut keadilan dalam penanganan pascabanjir, Kapolsek menegaskan komitmen institusinya.

Dalam konfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kamis (23/4/2026), ia menyampaikan sikap yang lugas namun tetap santun.

“Saya dan seluruh personel Polri siap mengawal masyarakat hingga ke tujuan, memastikan aspirasi mereka tersampaikan dengan aman dan tertib,” ujarnya.

Pernyataan tersebut tidak hanya menunjukkan profesionalitas, tetapi juga menegaskan posisi Polri sebagai pengayom masyarakat yang menjunjung tinggi hak demokrasi warga negara.

Di sisi lain, isu yang berkembang di sejumlah media online terkait dugaan yang menyeret nama Kapolsek Tanjung Pura turut mendapat klarifikasi langsung. Dengan sikap terbuka, IPTU Mimpin Ginting tidak menghindar dari sorotan publik.

“Saya siap dikritik, itu bagian dari dinamika demokrasi,” tegasnya.

Sikap ini mencerminkan kedewasaan dalam menyikapi arus informasi yang kerap kali belum terverifikasi secara utuh.

Ia juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi, terutama yang menyangkut institusi negara.

Sementara itu, seorang tokoh masyarakat Tanjung Pura yang enggan disebutkan namanya turut memberikan pandangan terkait isu kepemilikan lahan hutan di Desa Bubun yang dikaitkan dengan Kapolsek.

Ia menilai bahwa persoalan tersebut harus ditelusuri secara objektif dan berbasis data.

“Perlu ditelusuri terlebih dahulu status tanah tersebut, apakah masuk dalam kawasan BBKSDA atau tidak.

Jangan sampai informasi yang belum jelas justru merugikan pihak tertentu,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya etika dalam pemberitaan di media sosial agar tidak sembarangan membawa nama institusi Polri tanpa dasar yang kuat.

Dalam konteks ini, peran media menjadi krusial sebagai pilar keempat demokrasi.

Penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan beretika menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik serta mencegah terjadinya disinformasi yang dapat memicu kegaduhan sosial.

Kepemimpinan IPTU Mimpin Ginting di Tanjung Pura menunjukkan bahwa pendekatan humanis tidak bertentangan dengan ketegasan hukum.

Justru, keduanya dapat berjalan beriringan dalam menciptakan harmoni sosial, terlebih di tengah situasi krisis seperti bencana alam.

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya sensitivitas publik terhadap isu keadilan, figur aparat yang mampu berdiri tegak dengan integritas sekaligus merangkul masyarakat menjadi kebutuhan mendesak.

Tanjung Pura hari ini tidak hanya berbicara tentang banjir dan tuntutan warga, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai kepemimpinan, komunikasi, dan etika publik diuji—dan dijawab dengan sikap yang berimbang.

Dengan demikian, narasi yang berkembang tidak semestinya berhenti pada polemik, melainkan menjadi refleksi bersama tentang pentingnya menjaga ruang publik yang sehat, kritis, namun tetap beradab.

(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)

(Sumber: mediapatriot.co.id)

IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id