Kamis | 23 April 2026 | Pukul | 07:40 | WIB
Mediapatriot.co.id | Medan | Sumatera Utara | Berita Terkini – Spirit keilmuan dan tradisi intelektual kembali ditegaskan dalam momentum penuh makna ketika civitas akademika Institut Jam’iyah Mahmudiyah Langkat (IJM) Langkat menghadiri tasyakuran pengukuhan guru besar Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag., yang berlangsung hangat dan sarat nuansa kekeluargaan di kediamannya di Kota Medan, Rabu (22/4/2026).
Kehadiran rombongan IJM Langkat bukan sekadar bentuk seremonial, melainkan refleksi komitmen moral dan intelektual dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi Islam di Sumatera Utara.
Momentum ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap capaian akademik tertinggi yang diraih melalui dedikasi panjang dalam tridarma perguruan tinggi:
Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebelumnya, prosesi resmi pengukuhan guru besar digelar oleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan di Aula H. M. Arsjad Thalib Lubis, Kampus I UINSU di Jalan Sutomo.
Acara tersebut juga dirangkai dengan pelepasan purnabakti guru besar, menegaskan kesinambungan estafet keilmuan antar generasi akademisi.
Rombongan IJM Langkat dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Dr. H. Muhizar Muchtar, MS, bersama Ketua Dewan Pengawas H. Ubaidillah Indra, SE, serta Rektor IJM Langkat Dr. Muhammad Saleh, MA. Kehadiran para pimpinan ini mencerminkan keseriusan institusi dalam membangun jaringan akademik sekaligus memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, civitas akademika IJM Langkat menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag. atas pengukuhannya sebagai guru besar.
Gelar tersebut dipandang bukan hanya sebagai pencapaian personal, tetapi juga sebagai representasi keberhasilan dunia akademik dalam melahirkan pemikir dan ilmuwan yang berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa.
Lebih dari itu, capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Langkat.
Daerah ini terus menunjukkan eksistensinya sebagai lumbung intelektual yang mampu melahirkan tokoh-tokoh akademisi berkelas nasional. Prof. Dr. Muhammad Yafiz, M.Ag.
menjadi salah satu figur yang mempertegas bahwa Langkat memiliki potensi besar dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis keilmuan dan nilai-nilai keislaman.
Ketua Yayasan IJM Langkat, Dr. H. Muhizar Muchtar, MS, dalam keterangannya menegaskan bahwa pengukuhan guru besar merupakan puncak legitimasi akademik yang harus dimaknai sebagai tanggung jawab moral.
“Ini bukan sekadar gelar, tetapi amanah intelektual.
Kami berharap capaian ini menjadi energi kolektif untuk mendorong lahirnya lebih banyak akademisi unggul, khususnya dari Langkat, yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peradaban,” ujarnya.
Suasana tasyakuran berlangsung khidmat namun akrab, dihadiri oleh para tokoh pendidikan, akademisi lintas institusi, serta kerabat dan sahabat dekat. Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi strategis dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi di Sumatera Utara.
Momentum ini sekaligus mempertegas posisi IJM Langkat sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan internal, tetapi juga aktif dalam ekosistem akademik yang lebih luas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan, penguatan kapasitas dosen, serta pembinaan generasi muda yang berdaya saing tinggi.
Dengan kehadiran dalam tasyakuran ini, IJM Langkat kembali meneguhkan perannya sebagai bagian dari gerakan intelektual yang berorientasi pada kemajuan umat.
Sebuah langkah konkret dalam merawat tradisi akademik, membangun jejaring keilmuan, dan memastikan bahwa pendidikan tetap menjadi pilar utama dalam pembangunan daerah dan bangsa.
(RML | Redaksi | Mediapatriot.co.id)
