Tegal | mediapatriot.co.id – Bendung Cipero yang terletak di Desa Kedungjati, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, dilaporkan tersambar petir pada Minggu lalu. Akibat kejadian tersebut, struktur bendung mengalami retakan serius yang berdampak pada terganggunya aliran air.
Peristiwa ini memicu ambrolnya aliran Sungai Kali Rambut sehingga menyebabkan banjir di sejumlah wilayah sekitar. Warga setempat mengaku sempat panik karena debit air meningkat secara tiba-tiba dan meluap ke permukiman.
Bendung Cipero sendiri merupakan infrastruktur penting yang dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana dan Pemali Comal, di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR. Keberadaan bendung ini sangat vital dalam mendukung sistem irigasi di wilayah Tegal.
Bendung tersebut berfungsi untuk normalisasi saluran irigasi yang mengairi sekitar 7.640 hektare lahan pertanian. Dengan luas cakupan tersebut, kerusakan yang terjadi berpotensi mengganggu produktivitas pertanian dan pasokan air bagi petani di kawasan tersebut.
Saat ini, pihak terkait tengah melakukan langkah darurat guna menanggulangi dampak kerusakan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pasokan air irigasi tetap berjalan meskipun kondisi bendung mengalami gangguan.
Pemerintah daerah bersama BBWS Pemali Juwana dan Pemali Comal juga sedang menyiapkan rencana perbaikan agar bendung dapat segera kembali berfungsi secara optimal. Langkah perbaikan ini diharapkan dapat meminimalisir dampak lanjutan, terutama terhadap sektor pertanian.
Kejadian ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat Bendung Cipero merupakan salah satu infrastruktur strategis yang menopang ketahanan pangan di Kabupaten Tegal.
Sumber: Nurdibyo Kabiro Tegal

