Sumedang | mediapatriot.co.id – Suasana Karnaval Hari Tatar Sunda yang digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Kabupaten Sumedang sejak pagi hari sudah dipadati oleh ribuan masyarakat. Warga mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB untuk menyaksikan rangkaian acara budaya yang menampilkan berbagai kesenian dan tradisi khas Sunda.
Sejak pagi hingga siang hari, area kegiatan terlihat semakin ramai. Berbagai persiapan kirab budaya dan penampilan seni dari sejumlah daerah di Jawa Barat sudah berlangsung, menciptakan suasana semarak meski acara inti belum dimulai.
Memasuki sore hari sekitar pukul 16.00 WIB, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tiba di lokasi acara. Kehadirannya disambut antusias oleh masyarakat yang sudah menunggu sejak pagi. Dalam kesempatan tersebut, ia hadir bersama putrinya, Nyi Hyang Sukma Ayu, yang turut menyaksikan langsung kemeriahan acara budaya tersebut.
Selain itu, Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang juga hadir dalam rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Gedung Negara Sumedang, sebagaimana tertulis pada papan nama resmi bangunan di lokasi. Gedung ini merupakan bangunan bersejarah yang juga dikenal dengan nama lama Gedung Bengkok, dan menjadi salah satu ikon pemerintahan di pusat kota Sumedang.
Pada pukul 17.00 WIB, kirab budaya resmi dimulai. Kirab Mahkota Binokasih menjadi agenda utama yang paling ditunggu masyarakat. Berbagai peserta dari sejumlah daerah menampilkan busana adat, kesenian tradisional, serta simbol-simbol sejarah dan budaya Sunda yang sarat makna.
Hingga menjelang waktu magrib, rangkaian kirab masih terus berlangsung dengan tertib dan meriah. Ribuan warga tetap bertahan di sepanjang jalur karnaval untuk menyaksikan setiap penampilan yang disajikan oleh para peserta.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan Karnaval Hari Tatar Sunda 2026 di Sumedang masih berlangsung dengan penuh antusiasme masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak.
Acara ini menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya Sunda sekaligus penguatan identitas budaya daerah di Jawa Barat.(AEP/Redaksi)
