HAPSARI Dorong Ketahanan Pangan Keluarga dan Kepemimpinan Perempuan Akar Rumput
Deli Serdang, 6 Mei 2026 — Himpunan Serikat Perempuan Indonesia (HAPSARI) bersama Bappedalitbang Kabupaten Deli Serdang menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Kolaborasi Multipihak terkait Penguatan dan Keberlanjutan Inisiatif Program Kampung NUSA di Aula Bappedalitbang Kabupaten Deli Serdang, Rabu (6/5).
Forum yang semula dirancang sebagai dialog multipihak ini difasilitasi oleh Bappedalitbang dan berkembang menjadi ruang koordinasi resmi pemerintah daerah. Forum itu mempertemukan HAPSARI dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membahas peluang kolaborasi dalam memperkuat Kampung NUSA sebagai praktik baik berbasis komunitas.
Sejak 2021, HAPSARI telah mengembangkan Kampung NUSA sebagai upaya memperkuat ketahanan iklim dan ketahanan pangan keluarga melalui Rumah Nutrisi Keluarga (Rumah NUSA) dan Rumah Bibit. Bersama HUMANIS Foundation, Rumah Bibit kemudian diperkuat menjadi Pos Rawat Asa—ruang kolektif bagi warga, terutama perempuan, untuk belajar, berbagi, saling menjaga, dan saling menguatkan.
Dampak Perubahan Iklim bagi Perempuan
Dalam paparannya, Erwita Poetri Annisa dari HAPSARI menegaskan bahwa perubahan iklim dan ancaman krisis pangan kini dirasakan langsung dalam kehidupan rumah tangga. Cuaca tidak menentu, kenaikan harga pangan, gangguan panen, dan ketergantungan pada pasar membuat keluarga semakin rentan. Dalam banyak situasi, perempuan menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya karena masih memikul tanggung jawab utama atas pangan, perawatan, dan kebutuhan harian keluarga.
Melalui Kampung NUSA, HAPSARI mendorong gerakan menanam dari rumah, pemanfaatan pekarangan, pengembangan pangan lokal, penguatan Rumah Bibit, pendampingan mentor-mentee, Dialog Rumah Tangga, serta ruang belajar komunitas. Inisiatif ini berangkat dari pengalaman sehari-hari perempuan yang selama ini menjaga pangan, merawat keluarga, dan memastikan kehidupan rumah tangga tetap berjalan. Karena itu, ketahanan pangan tidak boleh berhenti sebagai wacana kebijakan, tetapi perlu tumbuh sebagai praktik nyata di dapur, pekarangan, kelompok perempuan, dan desa—sekaligus membuka ruang bagi perempuan untuk memimpin perubahan di komunitasnya.
Kampung NUSA, Pembangunan Daerah dan Pencapaian SDGs
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Dr. Ir. Remus Hasiholan Pardede, M.Si melihat Kampung NUSA sebagai inisiatif nyata yang relevan dengan pembangunan daerah dan pencapaian SDGs di Kabupaten Deli Serdang. Program ini dinilai dapat berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan, kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, lingkungan hidup, ekonomi keluarga, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Bappedalitbang juga memetakan peluang dukungan lintas OPD, antara lain Dinas Kesehatan untuk edukasi gizi dan pencegahan stunting; Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dan Dinas Pertanian untuk kebun pangan keluarga, bibit, urban farming, dan pangan lokal; Dinas PMD untuk integrasi dengan kebijakan desa; Dinas P3AP2KB untuk pemberdayaan perempuan dan keluarga; Dinas Lingkungan Hidup untuk pengelolaan sampah; Dinas Koperasi untuk hilirisasi produk pangan lokal; serta TP PKK, kecamatan, dan desa untuk pendampingan keluarga.
Bagi HAPSARI, forum ini menjadi langkah penting karena Kampung NUSA telah dibahas sebagai isu koordinasi pembangunan daerah, bukan semata program organisasi masyarakat sipil. Pengakuan awal ini menjadi modal untuk memperkuat kolaborasi, menyusun rencana tindak lanjut, dan mendorong dukungan kebijakan yang lebih sistematis. Hal itu disampaikan Ketua Pelaksana Harian HAPSARI, Sri Rahayu, yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Sri Rahayu berharap rapat koordinasi ini dapat ditindaklanjuti melalui pertemuan teknis bersama OPD terkait, penguatan desa model Kampung NUSA, serta integrasi praktik baik komunitas ke dalam perencanaan pembangunan desa dan daerah. Dengan dukungan pemerintah daerah, Kampung NUSA diharapkan berkembang menjadi model pembelajaran bersama untuk keluarga yang lebih tangguh, perempuan yang lebih berdaya, dan pembangunan Deli Serdang yang lebih inklusif serta berkelanjutan.
Narahubung:
Erwita PA (0813 6363 7257)
Himpunan Serikat Perempuan Indonesia (HAPSARI)
Jl. M.H. Thamrin No. 53-A, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara
Email: hapsarisumut@gmail.com | Website: www.hapsari.or.id | Instagram: @hapsarisumut
