Mediapatriot.co.id, Kabupaten Bandung – Dansektor 3 Kolonel Arh Dodo Masdori., S.I.P., M.Si bersama jajaran terus menggelar pengawasan limbah industri, sebagai upaya mencegah terjadinya pencemaran di aliran sungai Citarum.
Hari ini, Jum’at 8 Mei 2026, Dansektor melakukan pengawasan di pengolahan limbah PT. Naga Sakti Kurnia Textile Mills di Jalan Raya Cisirung, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot.
Menurut Kolonel Arh Dodo Masdori, Kondisi pengolahan limbah di perusahaan tersebut sudah cukup baik, karena limbah diolah dengan menggunakan sistem kimia dan biologi.
“Tadi saya pantau dari awal proses hingga titik akhir, limbah diolah terlebih dahulu untuk mengurangi kadar PH, COD dan BOD, sehingga saat dibuang ke PT. MCAB sudah tidak terlalu berat,” ujar Dansektor 3.
Kolonel Arh Dodo Masdori mengingatkan, pemantauan limbah industri di sektor 3 dilakukan selama 24 jam, dengan melalui 3 lapis yakni teknologi, patroli dan laporan warga.
“Mayoritas industri textile di Kecamatan Dayeuhkolot sudah taat baku mutu, sebagian terus kami bina dan tindak tegas,” tandasnya.
Dikatakan Dansektor, sikap satgas sudah jelas, kami tidak alergi dengan industri, disamping memperoleh keuntungan, industri juga harus taat aturan pemerintah, limbah yang dibuang tanpa diolah bisa merugikan 9 juta warga yang tergantung dengan sungai Citarum.
“Bagi yang masih membuang limbah sembarangan, ingat, cctv kami aktif dan drone kami bisa terbang mengawasi setiap kawasan Citarum ditambah dengan laporan warga,” ucapnya.
Ditegaskan Dansektor, tidak ada ruang untuk pulang limbah tanpa diolah, kami tetap mengedepankan pembinaan, “tapi untuk yang berulang dan sengaja, kami akan proses hukum”.
Dansektor berharap, Industri harus terus hidup dan berjalan, tapi Sungai Citarum harus bersih, keduanya tidak bisa ditawar.
Rie
