Banyuwangi | mediapatriot.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus memperluas layanan persampahan yang berdampak positif bagi masyarakat melalui program Banyuwangi Hijau.
Pelayanan persampahan yang semakin meluas menjadi bagian dari komitmen DLH Banyuwangi dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan. Program Banyuwangi Hijau diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Pada Mei 2026, layanan operasional persampahan telah menjangkau 73 desa dengan akses layanan mencapai sekitar 500 ribu penduduk di seluruh Kabupaten Banyuwangi.
Selain perluasan layanan, pengelolaan sampah juga menunjukkan hasil nyata. Tercatat sebanyak 14.145 ton sampah berhasil dikelola dalam operasional berjalan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 652 ton merupakan sampah anorganik yang dipilah dan 445 ton sampah organik berhasil dikelola.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam meningkatkan pelayanan persampahan sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan.
Di balik proses pengelolaan tersebut, keberadaan TPS juga turut memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja. Saat ini tercatat sekitar 91 pekerja terlibat dalam operasional pengelolaan sampah di berbagai titik layanan.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui DLH berharap capaian Banyuwangi Hijau dapat terus ditingkatkan, sehingga layanan persampahan yang semakin luas tidak hanya menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber : Tri | mediapatriot.co.id

