Selasa | 19 Mei 2026 | Pukul | 16:00 | WIB.
Mediapatriot.co.id | Tanjung Pura |Langkat | Sumatera Utara | Berita Terkini – Di tengah luka panjang akibat banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat pesisir Kabupaten Langkat, secercah harapan akhirnya hadir di Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama SKK Migas Sumbagut, Pertamina, MedcoEnergi, PT EMP Gebang Ltd, Medco Foundation, Resmi menyerahkan mesin pengolahan air bersih kepada masyarakat melalui Yayasan Nurul Huda sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar warga pascabencana.
Kegiatan serah terima bantuan yang berlangsung penuh haru tersebut menjadi simbol kuat hadirnya negara, perusahaan energi, dan elemen sosial dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana banjir yang melanda kawasan pesisir Langkat beberapa waktu lalu.
Mesin pengolahan air bersih dengan kapasitas besar itu diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Desa Pematang Cengal yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat tercemarnya sumber air pascabanjir.
Acara yang digelar di lingkungan Yayasan Nurul Huda Dusun VI Serbaguna itu turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Departemen Forkom SKK Migas Sumbagut Kunto Purbono, Fatimah Usman dari SKK Migas, Rendra Permana dari Medco Foundation, perwakilan PT EMP Gebang Ltd, serta unsur Forkopimcam Tanjung Pura.
Turut hadir Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya, S.STP., M.AP., Kapolsek Tanjung Pura IPTU Mimpin Ginting, SH., MH., Danramil 11/Tanjung Pura Kapten Inf. R. Lubis, Kepala Desa Pematang Cengal Arusman, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Suasana penuh kehangatan tampak ketika prosesi serah terima dilakukan secara simbolis antara pihak Kementerian ESDM, SKK Migas Sumbagut, dan Yayasan Nurul Huda.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Yayasan Nurul Huda, Harun, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, Harun menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Pematang Cengal.
“Ini bukan sekadar bantuan mesin pengolahan air bersih, tetapi bentuk kasih sayang dan kepedulian yang sangat berarti bagi masyarakat kami yang selama ini berjuang menghadapi dampak banjir.
Kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” ungkap Harun dengan penuh haru.
Program ini merupakan bagian dari gerakan sosial Peduli Bencana Sumatera yang diinisiasi sebagai respon cepat terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana alam, khususnya dalam memenuhi kebutuhan vital berupa air bersih yang aman dan layak konsumsi.
Berdasarkan hasil assessment awal yang dilakukan tim lapangan, lokasi Yayasan Nurul Huda dipilih karena dinilai strategis dan mampu menjangkau ratusan kepala keluarga di sekitar kawasan terdampak.
Selain itu, sumber air sungai di sekitar desa dinilai masih memerlukan proses pengolahan sebelum dapat digunakan masyarakat secara aman.
Mesin pengolahan air bersih yang diserahkan memiliki kapasitas pengolahan hingga ribuan liter per jam dan dilengkapi sistem filtrasi modern yang mampu menghasilkan air bersih siap pakai.
Peralatan tersebut juga didukung genset berdaya besar guna memastikan operasional tetap berjalan di tengah keterbatasan infrastruktur pascabanjir.
Dalam kesempatan itu, Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi berbagai pihak yang dinilai telah menunjukkan tanggung jawab sosial dan kemanusiaan secara nyata.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dapat menghadirkan solusi konkret bagi warga terdampak bencana.
Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kapolsek Tanjung Pura IPTU Mimpin Ginting menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan dan mendukung seluruh program pembangunan nasional, termasuk sektor energi dan sosial kemasyarakatan.
“Kita harus bersama-sama menjaga stabilitas dan mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan manfaat nyata dari keberadaan investasi dan industri energi di daerah,” tegasnya.
Sementara itu, perhatian khusus juga tertuju kepada PT EMP Gebang Ltd yang dinilai aktif menunjukkan kepedulian sosial di wilayah operasionalnya.
Selain membantu pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, perusahaan juga terus terlibat dalam berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Kepala Staf KBNI (Korps Bela Negara Indonesia) ” Jumino bahkan menilai langkah PT EMP Gebang Ltd sebagai bentuk investasi sosial yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini.
Menurutnya, keberadaan perusahaan energi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas industri semata, melainkan juga harus mampu menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Antusiasme warga terlihat begitu tinggi sepanjang kegiatan berlangsung.
Banyak masyarakat mengaku terharu karena untuk pertama kalinya mereka mendapatkan fasilitas pengolahan air bersih dengan teknologi modern yang langsung dapat dimanfaatkan oleh warga desa.
Bagi masyarakat Pematang Cengal, bantuan tersebut bukan hanya menghadirkan air bersih, tetapi juga membawa kembali harapan hidup setelah masa-masa sulit akibat banjir yang sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah, SKK Migas, perusahaan energi, lembaga sosial, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan besar bangsa Indonesia dalam menghadapi bencana dan membangun masa depan yang lebih baik.
(Kabiro Langkat | Mediapatriot.co.id)
