Sosialisasi SPMB di SMKN 2 Kota Bekasi, Tokoh: Status Sekolah Maung Jangan Jadi Penghalang Anak Ciketingudik Lanjutkan Pendidikan

Kota Bekasi, MPN

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 41 sekolah tingkat SMA dan SMK untuk bertransformasi menjadi Sekolah Manusia Unggul (Maung) mulai tahun ajaran 2026/2027. Salah satu sekolah menengah atas yang menjadi Sekolah Maung ini antara lain SMKN 2 Kota Bekasi.

Seleksi masuk sekolah ini dilakukan secara eksklusif menggunakan 100% jalur prestasi, baik akademik (nilai rapor dan TKA) maupun non-akademik (sertifikat kejuaraan atau paten inovasi), dengan kuota kelas maksimal 32 siswa per rombongan belajar (Rombel). Dengan demikian, skema penerimaan murid di Sekolah Maung dipastikan tidak akan menggunakan jalur domisili atau zonasi.

Tidak adanya sistem domisili dalam penerimaan siswa untuk Sekolah Maung ini menumbuhkan kekhawatiran kalangan tokoh masyarakat Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Seperti yang disampaikan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Ciketingudik, Salim Samsudin, saat kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 2 Kota Bekasi, Kamis (21/5).

Menurut Salim, hanya dengan menggunakan kriteria prestasi, maka akan mempersulit warga sekitar SMKN 2 yang ingin melanjutkan pendidikan anak-anaknya ke sekolah kejuruan yang dekat dengan rumah. “Akan banyak siswa dari kecamatan lain yang sekolah disini, sedangkan anak-anak disini yang rumahnya berdekatam dengan sekolah tidak bisa masuk karena tidak bisa menggunakan jalur donasi atau domisili,” katanya.

“Padahal dulu SMKN 2 ini didirikan tujuannya agar masyaraat yang terdampak oleh TPST Bantargebang bisa menyekolahkan anak-anaknya di sekolah kejuruan. Sudah menjadi tanggung jawab kita semua agar dibangunnya SMKN 2 ini sesuai dengan tujuan awalnya, demi kemajuan pendidikan masyarakat sekitar,” papar Salim tegas.

Salim juga menyatakan keterkejutannya terkait status Sekolah Maung untuk SMKN 2. “Makanya kami menqnyakan status Sekolah Maung ini berdasarkan usulan atau penunjukan, karena kami sebagai masyarakat tidak diajak ngobrol sebelumnya,” ujar Salim.

Salim kemudian berharap adanya evaluasi terkait status Sekolah Maung agar tidak menghalangi anak-anak didik di wilayah Kelurahan Ciketingudik yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya di SMKN 2 Kota Bekasi. “Karena saat ini kan masih tahap sosialisasi, makanya saya berharap agar ada evaluasi, bahkan mudah-mudahan bisa dibatalkan,” pungkasnya. (Mul)

( Sumber: mediapatriot.co.id )


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>

Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak .

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
Klik di sini untuk bergabung