Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi menyelenggarakan Dialog Kebangsaan dengan mengusung tema Tokoh dan Pemuda Lintas Agama Dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045, Jumat (22/5). Kegiatan yang digelar di Graha Wulan Sari, Kecamatan Bekasi Selatan, ini menghadirkan tiga orang narasumber yang tampil memberikan motivasi tentang pentingnya mewujudkan Kota Toleran.
Ketiga narasumber itu adalah Gugun Gumilar yang merupakan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan dan Layanan Keagamaan serta Pengawasan. Selain itu Aristo Purboadji Pariadji yang menjabat sebagai Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Pendidikan Tinggi pada Direktorat Pendidikan Kristen, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Kristen di Kementerian Agama RI, dan Josephine Gabriella yang merupakan konten kreator dari Coding Merah Putih.
Hadir juga Plt Kepala Kemenag Kota Bekasi H Abdul Syakur, dan perwakilan dari Badan Kesbangpol Kota Bekasi. Sementara itu para peserta berasal dari kalangan tokoh dan pemuda lintas agama yang eksis dalam menyuarakan toleransi kehidupan beragama di Kota Bekasi.
Selain pemaparan dari narasumber, kegiatan ini juga dirangkai dengan aksi pemberian bibit pohon produktif untuk para tokoh lintas agama, serta kursi roda yang diberikan untuk kaum difabel. Para peserta jiga diberikan kesempatan bertanya melalui sesi dialog interaktif dalam Dialog Kebangsaan ini.
Dalam kesempatan itu, Aristo Purboadji Pariadji menyatakan pentingnya peran serta kaum pemuda dalam menjaga kerukunan hidup beragama untuk menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045. “Kota Bekasi adalah kota yang sangat toleran, masyarakatnya toleran, pemerintahnya toleran, selalu menggaungkan tasa persaudaraan,” katanya.
“Hampir 60 persen masyarakat Indonesia merupakan kaum milenial, yang merupakan calon-calon pemimpin. Makanya kita bersama persiapkan generasi emas untuk Indonesia Emas. Di tangan mereka lah nanti arah tujuan bangsa ini ditentukan, kita mulai pupuk rasa toleransi kepada kalangan pemuda dan milenial sejak saat sekarang ini,” papar Gugun.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Bekasi H Abdul Manan menjelaskan tujuan kegiatan Dialog Kebangsaan ini untuk memotivasi kalangan pemuda agar bersiap diri menjadi motor penggerak tewujudnya Kota Bekasi yang toleran. “Begitu juga, kita dihimbau untuk lebih bijak menggunakan media sosial, jangan terlalu percaya dengan konten-konten atau informasi yang bisa memecah-belah kerukunan umat, harus diteliti dulu kebenarannya,” tegas Manan.
“Yang kami inginkan adalah kedamaian hidup, kerukunan antar umat, dan kami ingin para tokoh agama bersama pemuda bisa lebih bijak memanfaatkan teknologi dalam mensyiarkan hal-hal positif, intinya jangan mudah terpengaruh dengan berita hoax,” tegas Manan.
Sedangkan salah seorang tokoh Kristen, Pdt Djajang Buntoro, Mth mengapresiasi kehadiran para tokoh agama dan pemuda lintas agama dalam kegaiatan ini. “Saya bangga dengan banyaknya tokoh yang hadir, seperti dari MUI, NU, tokoh Agama Budha, Hindu, dan Konghucu, bahkan dari Kristen, semua Ketua ARAS terlihat hadir,” katanya.
Hal ini, lanjut Djajang, menunjukkan bukti semangat yang sama di kalangan tokoh lintas agama di Kota Bekasi dalam mewujudkan Kota Toleran. “Ini menunjukkan soliditas kita dalam toleransi di Kota Bekasi. Pokoknya Kota Bekasi keren lah,” pungkasnya. (Mul)
Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.
Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.
Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.
Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.