Pusat Sejarah TNI Ajak Gen Z Hidupkan Semangat Pahlawan di International Museum Day 2026

 

JAKARTA — Perayaan International Museum Day 2026 yang digelar Musee ID di Sequis Center, Jakarta, Sabtu (23/5/2026), menjadi momentum penting untuk menanamkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap sejarah kepada generasi muda. Dalam forum tersebut, perwakilan Pusat Sejarah TNI, Saparuddin Barus, menegaskan bahwa museum harus mampu menjadi ruang inspirasi yang relevan bagi Generasi Z dan Generasi Alpha.

Menurutnya, anak muda saat ini lebih tertarik pada kisah perjuangan yang dapat dihubungkan langsung dengan realitas kehidupan modern. Karena itu, pendekatan sejarah harus dikemas lebih kontekstual, inspiratif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari generasi muda.

“Semangat para pahlawan itu jangan hanya menjadi cerita masa lalu. Nilai pantang menyerah, kerja keras, dan keberanian mereka harus diterapkan dalam kehidupan anak muda sekarang,” ujar Saparuddin Barus.

Ia mencontohkan kisah perjuangan di Laut Aru hingga heroisme para pejuang kemerdekaan yang menurutnya sangat relevan untuk membangun mental tangguh generasi muda Indonesia. Pesan seperti “terus berkorban dan jangan pantang menyerah” disebutnya menjadi nilai penting yang terus ia gaungkan saat mengajar maupun ketika menerima kunjungan generasi muda di museum.

Saparuddin menilai, semangat perjuangan para pahlawan bisa menjadi motivasi bagi anak muda menghadapi tantangan zaman modern, termasuk dalam pendidikan, dunia kerja, hingga persaingan global.

“Kalau gagal itu bukan berarti kalah. Gagal itu hanya tertunda. Dulu para pejuang juga begitu, kalah lalu bangkit lagi sampai akhirnya mencapai kemerdekaan,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun mental mandiri bagi generasi muda di tengah tantangan lapangan pekerjaan yang semakin kompetitif. Menurutnya, selain pemerintah membuka peluang kerja seluas-luasnya, anak muda juga harus memiliki keberanian untuk menciptakan peluang sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Saparuddin turut mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai serius menyiapkan generasi unggul melalui program pendidikan kader dan pembinaan talenta muda ber-IQ tinggi sejak usia sekolah.

Tak hanya membahas nasionalisme, ia juga menyinggung derasnya pengaruh budaya asing di kalangan anak muda Indonesia. Fenomena K-pop dan budaya populer luar negeri dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga identitas budaya nasional.

Ia mengungkapkan, minimnya pengetahuan pelajar terhadap sejarah nasional menjadi sinyal perlunya penguatan pendidikan sejarah dan kebudayaan di sekolah. Menurutnya, sejarah perjuangan bangsa harus kembali diperkuat agar generasi muda tidak kehilangan jati diri.

“Kita harus punya identitas sendiri sebagai bangsa Indonesia. Budaya luar tidak semuanya negatif, tetapi budaya Indonesia juga harus diperkuat agar generasi muda tidak kehilangan akar sejarahnya,” tegasnya.

Saparuddin pun menyambut positif hadirnya Kementerian Kebudayaan yang dinilai semakin serius membangun ekosistem budaya nasional yang kuat dan berdaya saing global.

Selain aktif di dunia sejarah dan edukasi, Saparuddin juga dikenal sebagai pendiri museum mata uang di Medan, Sumatera Utara. Museum tersebut berawal dari hobinya mengoleksi uang kuno hingga akhirnya berkembang menjadi pusat edukasi sejarah mata uang dan peradaban Nusantara.

Melalui konsep storytelling sejarah yang kuat, museum tersebut kini menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk akademisi, mahasiswa, hingga pengunjung mancanegara.

Ia optimistis perkembangan museum di Indonesia akan semakin pesat seiring dukungan pemerintah terhadap museum negeri maupun swasta. Bahkan, menurutnya, target pembangunan seribu museum di Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pendidikan, budaya, dan pariwisata nasional.

“Indonesia ini kaya budaya dan sejarah. Museum bisa menjadi ruang belajar yang menarik sekaligus memperkuat identitas bangsa di tengah arus globalisasi,” pungkasnya.

Red Irwan Hasiholan

( Sumber: mediapatriot.co.id )


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>

Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak .

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
Klik di sini untuk bergabung