“Langit Kyiv Membara, Dunia Menahan Napas” — Rusia Lepaskan 90 Rudal dan 600 Drone, Ukraina Dilanda Malam Paling Kelam Sejak Invasi Pecah

Senin | 25 Mei 2026 | Pukul | 07:00 | WIB

Mediapatriot.co.id | Jakarta | Berita Terkini — Dentuman ledakan mengguncang langit Ukraina ketika dunia masih terlelap.


Dalam salah satu serangan udara terbesar dan paling mengerikan sejak perang Rusia-Ukraina pecah pada tahun 2022, Moskow meluncurkan sedikitnya 90 rudal dan 600 drone ke berbagai wilayah Ukraina, termasuk ibu kota Kyiv, Senin dini hari (25/5/2026).

Serangan masif itu bukan sekadar operasi militer biasa. Rusia dilaporkan turut menggunakan rudal hipersonik Oreshnik — senjata strategis generasi baru yang diklaim mampu membawa hulu ledak nuklir dan melesat lebih dari 10 kali kecepatan suara.

Dunia pun kembali dibuat cemas, sebab eskalasi perang kini memasuki fase yang semakin sulit diprediksi.

Di tengah malam yang dingin dan penuh kepanikan, sirene serangan udara meraung tanpa henti di Kyiv.

Ribuan warga berlarian menuju stasiun metro bawah tanah demi menyelamatkan diri dari hujan rudal yang menghantam kota secara bertubi-tubi.

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, menggambarkan malam tersebut sebagai salah satu malam paling mencekam sepanjang perang berlangsung.

“Ini adalah malam yang mengerikan bagi Kyiv.

Tim penyelamat masih bekerja memadamkan api dan membersihkan puing-puing bangunan. Petugas medis terus memberikan bantuan kepada korban,” ujar Klitschko melalui Telegram.

Ledakan mulai terdengar sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat.

Dalam hitungan menit, sejumlah kawasan berubah menjadi lautan api dan kepulan asap hitam.

Gedung apartemen, sekolah, fasilitas umum, hingga kantor pemerintahan mengalami kerusakan berat akibat gelombang serangan.

Bahkan, jendela gedung Kementerian Luar Negeri Ukraina dilaporkan pecah akibat tekanan ledakan yang begitu dahsyat.

Salah satu apartemen lima lantai di Kyiv juga runtuh di bagian depan setelah terkena hantaman langsung.

Otoritas Ukraina mencatat sedikitnya empat orang tewas dan lebih dari 80 warga mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.

Korban diperkirakan masih dapat bertambah mengingat proses evakuasi terus berlangsung hingga pagi hari.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa Rusia untuk ketiga kalinya menggunakan rudal hipersonik Oreshnik sejak invasi besar-besaran dimulai Februari 2022 lalu.

Menurut Zelenskyy, rudal itu menghantam wilayah Bila Tserkva, kota dengan populasi sekitar 200 ribu jiwa yang berada sekitar 64 kilometer dari pinggiran Kyiv.

“Penting agar ini tidak dibiarkan tanpa konsekuensi bagi Rusia.

Keputusan nyata diperlukan dari Amerika Serikat, Eropa, dan seluruh pihak yang masih menjunjung keamanan dunia,” tegas Zelenskyy.

Ia juga menuduh Rusia sengaja menargetkan fasilitas pasokan air dan infrastruktur vital Ukraina menjelang musim panas, ketika kebutuhan masyarakat terhadap air bersih meningkat drastis.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia membantah telah menyerang warga sipil.

Moskow menyatakan operasi tersebut merupakan balasan atas serangan Ukraina terhadap target sipil di wilayah Rusia.

Dalam keterangannya, Rusia mengklaim telah menggunakan berbagai rudal canggih seperti Oreshnik, Iskander, Kinzhal, hingga Zircon untuk menghancurkan pusat komando militer, pangkalan udara, fasilitas intelijen, serta industri pertahanan Ukraina.

Namun di lapangan, situasi yang terlihat justru memperlihatkan wajah kemanusiaan yang kembali terkoyak.

Di berbagai sudut Kyiv, warga sipil terlihat menangis, berpelukan, dan menyaksikan rumah mereka berubah menjadi puing-puing.

Asap pekat membumbung tinggi saat matahari mulai terbit.

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat berjibaku mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan.

Serangan Rusia juga meluas ke sejumlah wilayah lain di Ukraina.

Di kawasan Kyiv yang lebih luas, dua orang dilaporkan tewas dan sembilan lainnya terluka.

Sementara di kota Cherkasy, sebuah drone menghantam blok apartemen dan menyebabkan sedikitnya 11 warga mengalami luka-luka.

Perkembangan terbaru ini memunculkan kekhawatiran baru di panggung internasional.

Penggunaan rudal hipersonik Oreshnik dinilai sebagai pesan strategis Rusia kepada Barat bahwa Moskow masih memiliki kemampuan militer berteknologi tinggi yang sulit dicegat sistem pertahanan mana pun.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya pernah menyatakan bahwa rudal Oreshnik hampir mustahil dihentikan karena kecepatannya yang ekstrem dan kemampuan manuvernya di udara.

Di tengah meningkatnya tensi global, dunia kini kembali dihadapkan pada satu pertanyaan besar: sampai kapan perang ini akan terus membakar masa depan kemanusiaan?

Konflik Rusia-Ukraina yang telah berlangsung lebih dari empat tahun tidak lagi sekadar perebutan wilayah atau kepentingan geopolitik.

Perang ini telah menjelma menjadi tragedi kemanusiaan yang menyisakan duka panjang bagi jutaan rakyat sipil.

Dan ketika langit Kyiv kembali memerah oleh kobaran api, dunia seakan diingatkan bahwa perdamaian adalah kemewahan yang kini semakin mahal nilainya.

(RML | Redaksi | Mediapatriot.co.id)

(Sumber: mediapatriot.co.id)

BACA JUGA: Kerjasama Media di EKATALOG INAPROC LKPP untuk DISKOMINFO dan SKPD Lainnya


Informasi Iklan / Advertorial Klik
mediapatriot.co.id@gmail.com
atau Hubungi WhatsApp kami
08999208174


IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id