Harumkan Nama Sekolah, Siswa SMP Plus Cordova Banyuwangi Raih Nilai 100 Bahasa Indonesia di TKA 2026

 

Banyuwangi | mediapatriot.co.id – SMP Plus Cordova Banyuwangi kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang akademik. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026, sejumlah siswa berhasil meraih nilai yang melampaui rata-rata nasional maupun rata-rata Provinsi Jawa Timur.

Prestasi tersebut terlihat dari capaian lima nilai tertinggi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika yang seluruhnya berada di atas rata-rata nasional. Bahkan, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, salah satu siswa berhasil memperoleh nilai sempurna 100.

Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, nilai tertinggi diraih oleh Kafa Rifal Ajibi dengan skor 100. Posisi berikutnya ditempati Vista Muazam dengan nilai 93,33, Silvia Asmaulani dan Achmad Balya Al Faruq yang sama-sama memperoleh nilai 90, serta Kusti Vika Ainun Nisak dengan nilai 70.

Sementara itu, pada mata pelajaran Matematika, nilai tertinggi diraih Salsabila Qurrotul Aini dan Keyla Naimatha Krisandira dengan skor 73,33. Disusul Meisya Sefira Salsabilla Dwi Putri Setyawan dan Ryu Ahnaf Vikranta dengan nilai 66,67, serta Mandhala Adi Kusuma dengan nilai 63,33.

Sebagai perbandingan, rata-rata nasional TKA jenjang SMP/MTs Tahun 2026 tercatat sebesar 60,83 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan 40,34 untuk Matematika. Hasil yang dicapai siswa SMP Plus Cordova menunjukkan performa yang jauh berada di atas rata-rata tersebut.

Direktur Bidang Pendidikan Yayasan Mabadi’ul Ihsan yang menaungi SMP dan SMA Cordova, Ali Wafa, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator positif terhadap kualitas pembelajaran yang diterapkan di sekolah.

“Untuk SMP Plus Cordova, tahun ini nilai TKA siswanya melebihi rata-rata nasional dan rata-rata provinsi. Lima besar yang kami tampilkan itu termasuk prestasi yang sangat baik karena nilainya jauh di atas rata-rata nasional,” ujar Ali Wafa, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, hasil TKA dapat menjadi salah satu parameter untuk melihat mutu sebuah lembaga pendidikan, khususnya pada jenjang SMP dan MTs.

Ia menambahkan, salah satu guru Matematika SMP Plus Cordova, Sajarot, S.Pd., telah mencapai level Instruktur Gasing tingkat kabupaten dan terpilih menjadi salah satu instruktur Gasing di Kabupaten Banyuwangi.

Metode Smart Gasing sendiri merupakan metode belajar berhitung cepat yang dikembangkan dengan konsep Gampang, Asyik, dan Menyenangkan. Program tersebut digalakkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan pakar pendidikan Prof. Yohanes Surya.

“Dari hasil ini bisa terlihat bahwa kualitas SMP Cordova sudah berada di atas rata-rata nasional. Dengan nilai yang melampaui rata-rata tersebut, tentu menjadi capaian yang sangat baik,” katanya.

SMP Plus Cordova yang berlokasi di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, selama ini tidak hanya diminati oleh siswa dari Banyuwangi. Peserta didiknya juga berasal dari berbagai daerah di luar Jawa Timur.

“Sebagian besar siswa memang dari Banyuwangi, tetapi ada juga yang berasal dari Bali, Kalimantan, Sumatera hingga Sumbawa,” ungkap Ali.

Tingginya minat masyarakat terhadap sekolah tersebut juga tercermin dari jumlah pendaftar tahun ajaran baru. Hingga gelombang ketiga, jumlah calon peserta didik yang telah mendaftar mencapai 142 siswa dari total kuota sebanyak 200 siswa.

“Pendaftaran masih kami buka hingga 20 Juni 2026,” tambahnya.

Untuk mendukung pengembangan potensi peserta didik, SMP Plus Cordova menyediakan tiga pilihan program kelas. Selain kelas reguler, tersedia Cordova International Class (CIC) yang menggunakan bahasa Inggris dengan kurikulum Cambridge.

Sekolah juga memiliki Olympic Class yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi di bidang sains. Program tersebut memberikan beasiswa penuh dari yayasan kepada siswa yang memenuhi persyaratan, salah satunya pernah meraih minimal juara tiga tingkat kabupaten.

“Kelas olimpiade saat ini sudah terisi delapan siswa dari kuota 15 peserta. Sementara yang mendaftar di jalur ini seluruhnya berasal dari Banyuwangi,” jelas Ali.

Tidak hanya SMP, SMA Cordova juga masih membuka penerimaan peserta didik baru hingga 20 Juni 2026. Tahun ini, SMA Cordova mencatatkan capaian membanggakan dengan 62 persen lulusannya diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Capaian akademik tersebut semakin memperkuat posisi SMP dan SMA Cordova sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di Banyuwangi yang terus berupaya menjadi lembaga pendidikan Islam yang unggul dalam menyiapkan generasi berakhlakul karimah, berwawasan global, dan berdaya saing tinggi.

( Tri )

( Sumber: mediapatriot.co.id )


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>

Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak .

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
Klik di sini untuk bergabung