Jayapura | mediapatriot.co.id – SMP Negeri 9 Jayapura menggelar acara penamatan siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Aula Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 348 siswa secara resmi menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


Kepala SMP Negeri 9 Jayapura, Panjaitan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan penamatan tahun ini memiliki makna yang istimewa karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di luar lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi dari para orang tua kepada sekolah serta kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun.
“Ini merupakan kali pertama kami melaksanakan penamatan di luar gedung sekolah. Kegiatan ini menjadi sebuah kejutan dan bentuk dukungan dari orang tua kepada sekolah, khususnya kepada anak-anak yang hari ini menamatkan pendidikan di SMP Negeri 9 Jayapura,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Panjaitan mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP. Ia menilai tantangan kehidupan dan dunia pendidikan ke depan akan semakin kompleks sehingga membutuhkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, nilai-nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, disiplin, serta semangat belajar harus terus ditanamkan agar para siswa mampu menghadapi berbagai tantangan dan meraih cita-cita yang diinginkan.
“Tantangan dan cobaan di masa mendatang akan semakin kompleks. Karena itu, anak-anak harus memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab sehingga mampu menggapai apa yang dicita-citakan,” katanya.
Selain memberikan motivasi kepada para siswa, Panjaitan juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung pendidikan anak-anak mereka hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa pendidikan lanjutan tidak hanya melalui Sekolah Menengah Atas (SMA), tetapi juga dapat ditempuh melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pendidikan vokasi, maupun sekolah pelayaran yang memiliki peluang kerja dan prospek masa depan yang menjanjikan.
“Anak-anak adalah masa depan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, saya berharap orang tua tetap melanjutkan amanah ini dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk melanjutkan pendidikan sesuai minat dan bakat mereka,” tuturnya.
Lebih lanjut, Panjaitan berharap Pemerintah Kota Jayapura, Pemerintah Provinsi Papua, serta instansi pendidikan terkait dapat memberikan dukungan nyata terhadap keberlanjutan pendidikan para siswa, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, program beasiswa dan bantuan pendidikan sangat dibutuhkan agar tidak ada anak yang terpaksa menghentikan pendidikannya setelah lulus dari tingkat SMP karena keterbatasan ekonomi.
“Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan melalui beasiswa maupun program bantuan pendidikan lainnya. Masih banyak anak-anak yang memiliki keterbatasan, sehingga mereka membutuhkan dukungan agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Acara penamatan berlangsung dengan penuh khidmat dan haru serta dihadiri oleh para orang tua, guru, tenaga pendidik, dan keluarga siswa. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para siswa di tingkat SMP sekaligus menjadi langkah awal untuk melanjutkan perjalanan pendidikan menuju masa depan yang lebih baik dan penuh harapan.
Sumber: mediapatriot.co.id

