Pertama sekali saya ingin mengatakan yang terjangkau ini dari seki peratus keterjangkauannya adalah 30 hingga 50 persen jika dibandingkan dengan pernegaraan. Terjangkau ini juga merangkumi aspek yang mana pasien dapat mengetahui berapa harga kakil, berapa harga konsultansi, berapa harga upah. Jadi bisa plan untuk benda lain kalau datang liburan ke Malaysia itu perawatannya seberapa demikian, boleh belanja nasi kandarga baik-baik contohnya ya.

 

Dan ketiga juga terjangkau ini adalah bukan sewenang-wenangnya rumah sakit di Malaysia boleh meletakkan sesuatu harga itu, itu dipantau oleh badan pemerintah. Dan yang keempat terjangkau karena jaraknya yang dekat, penerbangannya agak lebih terjangkau untuk datang ke Penang atau di Kuala Lumpur jika dibandingkan dari kawasan negara lain. Saya harap itu menjawab persoalannya, terima kasih.

 

Sebenarnya itu dapat dimanage dengan cara hospital itu menjaga efisiensi dalam memberi perlindungan kesehatan. I think the challenge untuk kesehatan itu universal, dimana-mana tempat dimana-mana datang itu challenge. Kemungkinan di Indonesia, challenge-nya mungkin lebih rumit, rakyatnya lebih ramai, hospital mungkin tidak cukup.

 

Tapi di Malaysia beza dia, kita ada hospital sakit kerajaan, dimana mereka boleh pilih untuk pergi ke rawatan di hospital sakit kerajaan. Tapi ada banyak hospital swasta di Malaysia, dimana mereka boleh dapat rawatan melalui peribatan membayar insurans atau membayar kewangan. Di sana jadi ketegangan atau ketentangan kekurangan ini dapat diatasi secara turun.

 

Di mana mereka boleh pilih, dimana mereka akan pergi. Walaupun challenge itu ada, hospital itu memang efisien dari cara merawat. Contohnya di private hospital di Malaysia, orang kata average length of stay di hospital.

 

Sebab cara perubatan di Malaysia di bagian swasta ini lebih menggunakan teknologi tinggi. Mereka menggunakan robotik, cara-cara merawat dengan lebih bagus. Jadi apa yang terjadi, hospital stay itu tidak lama.

 

Jadi bila patient masuk di hospital, paling lama pun dia mungkin tinggal di tempat mereka keluar. Jadi walaupun kekurangannya, tapi penggunaannya lebih plastik. Itu yang cara mengatasinya.

 

Jenaknya? Untuk Tomawak Malaysia, kita secara keseluruhan, kita sasarkan 47 juta pelawat asing datang ke Malaysia. Dan tahun lepas kita sudah terima 42 rahan 5 juta pelawat. Jadi kalau tidak disebabkan berang di Malaysia, saya berani cakap sasaran itu tinggi.

 

Tapi sekarang sasaran itu jauh lebih tinggi disebabkan dengan keadaan semasa pasaran. Di mana semua setiap malam, apa saja yang berlaku, seperti kekurangan wabak penyakit dan sebagainya. Turism adalah sektor yang paling teruk terkesan.

 

Dan paling-paling lambat sekali dia recover daripada itu. Jadi untuk menjawab soalan bagi pasaran Indonesia. Sebenarnya, sebelum saya menjawab soalan itu, pasaran Indonesia memang pasaran utama kita.

 

Di mana sebaik saja apa saja yang berlaku di timur-tengah sekarang. Kita terus kekalkan momentum di pasaran Indonesia. Di mana banyak sebab itu, boleh nampak di mana pejabat saya di Tourism Media Jakarta secara berterusan.

 

Mengadakan promosi pelancongan, hari ini kerjasama dengan MSBC. Besok mereka akan keseram Bandung, Jayapura. Untuk mengadakan B2B dengan agensi-agensi pelancongan di sana.

 

Jadi sebelum ini, dengan 47 juta, kita sasarkan sekurang-kurangnya 5 juta daripada Indonesia sahaja. Tapi dengan keadaan sekarang ini, kita telah review kembali prestasi kedatangan pelancong. Sebab prestasi kedatangan lawat daripada semua negara.

 

Bukan saja Indonesia, sedang menunjukkan kemerosotan akibat daripada peperangan di timur-tengah. Jadi saya tidak ada figure yang khas dari sudut berapa persen itu. Karena kami harus melihat dari sudut dan faktor.

 

Dan juga promosi yang mereka akan pasarkan di pasaran Indonesia. Medical Tourism di Malaysia, kita selalu letak Tourism Plus. Maksudnya Tourism Plus Medical.

 

Sekarang ini kita letak Medical Tourism sebagai satu utamaan di pasaran Indonesia. Sebab itu kita bekerjasama dengan Malaysia Health Tourism Council. Di mana untuk kali ini kita akan fokus kepada kesehatan dan juga privikan.

 

Jadi dalam masa yang sama, dalam package-package pelancongan kita, kita akan masukkan mengikut kesesuaian pelancong atau pelancong dari Indonesia itu sendiri, apa yang dia perlukan. Kita ada sektor budaya, dimana bila mereka datang, mereka ingin melihat budaya. Kalau mereka datang, selain daripada perlindungan rawatan, Plus itu, maksudnya Medical Tourism Plus.

 

Maksudnya dia plus apa? Plus, maksudnya dicampur dengan produk pelancongan apa. Dia pergi mau tengok. Kalau di Kuala Lumpur, mungkin dia mau langsung ke Genting Highlands sebagai contoh.

 

Genting Highlands, ataupun ke Port Dixons. Dan juga produk-produk lain seperti Homestay dan sebagainya. Jadi itu kita ada tersediakan berbagai.

 

Ada juga yang datang majoritinya, kebanyakannya Medical Tourism campur Shopping. Itu sudah pasti. Itu sudah pasti memang banyak pelancong dari Indonesia.

 

Bila sudah merawatan, terutamanya setelah mereka check-up di Kuala Lumpur, Shopping, lagi lebih pada mereka check-up. Jadi, terserah kepada para pelancong itu sendiri, apa yang mereka ingin buat. Tapi, untuk menjawab soalan saudari, kita memang ada berbagai package pelancongan yang kita sediakan, terutamanya sekali dengan Medical Tourism.

 

Jadi, seperti hari ini, di Shopping Mall sebentar tadi, kita ada 7-8 agen-agen pelancongan di Indonesia yang menawarkan package Medical Tourism Plus. Maksudnya, kalau dia pergi buat Medical Tourism, apa yang akan dapat selain itu. Sudah pasti, kalau kita mau campur sekali dengan fasilitas Medical Tourism, sudah pasti Pulau Pinang dan Kuala Lumpur, dan juga Melaka.

 

Mana yang kesempatan ke Jawa Baru juga kita harap bagus. Dan Pineng, Pineng sudah pasti ramai dari Indonesia datang ke Pineng dan sebagainya. Jadi, kita coba rekomen juga program pasaran baru seperti Sabahan-Sarawak, dimana di situ pasaran seperti Medical Tourism Plus, Island Medical Tourism Plus, Nature, dan sebagainya yang kita akan tengahkan pada pasaran Indonesia.

 

Kalau tidak diganggu apa-apa yang berlaku di Timur Tengah, oke, saudari sudah sampai di Sabahan-Sarawak. Tapi, disebabkan itu, kita tidak mampu. Terima kasih soalannya.

 

Oke, pertama sekali, apa yang membuat saya tertarik untuk menerima tawaran sebagai duta? Pertama, sudah semestinya karena ia menyentuh emosi saya sebagai seorang pesakit juga sebelum ini, memerlukan rawatan, dan sebagai seorang wanita, seorang ibu, seorang wanita, saya inginkan cahaya mata. Jadi, saya salah seorang yang berusaha selama 11 tahun untuk mendapatkan cahaya mata, pelbagai rawatan, dan Alhamdulillah, saya memang akui, bila saya buat rawatan di Malaysia sendiri, untuk rawatan IVF kan, terbukti, ya, fasilitasnya dan juga lebih kepada emosional lah, karena wanita itu sangat sensitif kan, lebih-lebih lagi tentang cahaya mata. Untuk merawat perasaan yang ingin mempunyai cahaya mata itu, perlu layanan yang baik juga, daripada hospital, perlu diberikan sokongan moral, emosi, supaya kita jangan give up, kan.

 

Jadi, semua yang menyentuh emosi saya, sepanjang usaha saya untuk mendapatkan cahaya mata. Dan, apa ya, mereka memberikan saya semangat untuk meneruskan rawatan, sebab, sedih maklum, IVF ini bukan satu yang mudah, karena wanita itu harus mengorbankan banyak perkara. Dan Alhamdulillah, akhirnya Allah mengizinkan saya mempunyai cahaya mata, dua orang cahaya mata melalui IVF juga.

 

Dua proses yang berbeza, ada satu, Frozen Embryo Transfer, dan satu lagi, ya. Ya juga, tapi prosesnya berbeda. Yang pertama, saya harus buat cycle, fresh cycle, yang wanita banyak dicucuk, setiap bulan gue dicucuk.

 

Jadi, yang permulaan itu agak mencabar, tapi yang kedua itu, saya lebih mudah. Dan proses ini memerlukan saya kesabaran yang tinggi. Terbukti, di Malaysia memberikan fasilitas tersebut.

 

Dan seterusnya, saya melihat bahwa kerjanya saya sebagai seorang anak seni, di Malaysia dan juga di Indonesia, Alhamdulillah, masih lagi dihargai oleh peminat-peminat saya.

(Sumber: mediapatriot.co.id)

BACA JUGA: Kerjasama Media di EKATALOG INAPROC LKPP untuk DISKOMINFO dan SKPD Lainnya


Informasi Iklan / Advertorial Klik
mediapatriot.co.id@gmail.com
atau Hubungi WhatsApp kami
08999208174


IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id