mediapatriot.co.id | Jakarta Selatan | Berita Terkini | – Pameran Malaysia Fair 2026 resmi dibuka di Gandaria City, Jakarta Selatan, pada 5 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Juni 2026, dan merupakan hasil kolaborasi antara Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) dan Tourism Malaysia. Pameran tersebut menghadirkan layanan kesehatan, destinasi wisata, serta institusi pendidikan Malaysia dalam satu platform terpadu bagi masyarakat Indonesia.
Pembukaan acara dilakukan oleh sejumlah pejabat penting Malaysia dan perwakilan resmi di Indonesia. Di antaranya Mr. Farzamie Sarkawi selaku Chargé d’Affaires of the Embassy of Malaysia in Jakarta, Suriaghandi Suppiah selaku Chief Executive Officer of Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), serta Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim selaku Director General of Tourism Malaysia. Acara tersebut juga turut dihadiri Brand Ambassador MHTC, Dato’ Sri Siti Nurhaliza, yang menambah daya tarik serta memperkuat hubungan budaya antara Malaysia dan Indonesia.
Malaysia Fair 2026 menjadi bagian dari dua kampanye besar Malaysia, yaitu Malaysia Year of Medical Tourism 2026 (MYMT2026) dengan tema “Healing Meets Hospitality” serta Visit Malaysia 2026 (VM2026) dengan tema “Surreal Experiences”. Kedua kampanye ini bertujuan memperkenalkan ekosistem wisata medis, pariwisata, dan pendidikan Malaysia kepada pasar Indonesia secara lebih luas dan terintegrasi.
Dalam sambutannya, CEO MHTC, Suriaghandi Suppiah, menegaskan bahwa Indonesia merupakan pasar terbesar wisata medis Malaysia. Ia menyampaikan bahwa pameran ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap layanan kesehatan Malaysia yang mengedepankan kualitas internasional, pelayanan humanis, serta pengalaman pasien yang menyeluruh.
Data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 2025, Indonesia menyumbang sekitar RM2,2 miliar terhadap pendapatan wisata medis Malaysia. Angka tersebut mengalami pertumbuhan 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berkontribusi hampir 66 persen terhadap total industri wisata medis Malaysia. Selain itu, lebih dari 970.000 pasien asal Indonesia tercatat melakukan perjalanan ke Malaysia untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Layanan kesehatan yang paling banyak diminati pasien Indonesia meliputi pemeriksaan kesehatan umum, gastroenterologi, perawatan kanker, endokrinologi, kardiologi, serta bedah ortopedi. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap fasilitas kesehatan Malaysia yang dikenal modern, terintegrasi, dan berstandar internasional.
Selain sektor kesehatan, Malaysia Fair 2026 juga menjadi ajang promosi pariwisata dan budaya. Director General Tourism Malaysia, Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar strategis bagi Malaysia karena kedekatan budaya serta hubungan masyarakat kedua negara yang telah terjalin erat.
Ia juga menyoroti meningkatnya konektivitas penerbangan antara Indonesia dan Malaysia, dengan lebih dari 610 penerbangan langsung setiap minggu yang dioperasikan oleh 10 maskapai. Rencana pembukaan rute baru Jakarta–Kota Bharu pada 16 Juni 2026 turut menjadi langkah penting dalam memperluas aksesibilitas wisatawan Indonesia ke berbagai destinasi di Malaysia.
Dalam rangkaian pameran, turut diperkenalkan program Flavours of Malaysia 2026 yang menampilkan kekayaan kuliner Malaysia sebagai bagian dari promosi wisata. Program ini menonjolkan perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, India, dan lokal yang menjadi identitas kuat kuliner Malaysia di tingkat internasional.
Selama kegiatan berlangsung, pengunjung dapat menikmati berbagai atraksi budaya seperti pertunjukan Teh Tarik King Malaysia, tarian tradisional, serta aktivitas interaktif ramah keluarga. Selain itu, sebanyak 20 rumah sakit unggulan Malaysia turut berpartisipasi dan memberikan konsultasi langsung kepada pengunjung.
Beberapa rumah sakit yang hadir antara lain Institut Jantung Negara, Island Hospital Penang, Mahkota Medical Centre, Sunway Medical Centre, serta berbagai pusat kesehatan spesialis lainnya. Kehadiran institusi tersebut memberikan akses informasi langsung kepada masyarakat terkait layanan medis yang tersedia di Malaysia.
Selain sektor kesehatan dan pariwisata, Malaysia Fair 2026 juga menghadirkan institusi pendidikan seperti Taylor’s University, UCSI University, INTI International University, Todak Academy, dan MILA University. Partisipasi ini membuka peluang bagi calon mahasiswa Indonesia untuk memperoleh informasi pendidikan tinggi di Malaysia.
Dalam aspek dukungan finansial, BCA sebagai strategic banking partner turut menghadirkan berbagai promo selama pameran, termasuk cashback hingga Rp1.000.000 serta program Paylater melalui aplikasi myBCA. Penawaran ini memberikan kemudahan transaksi bagi pengunjung selama acara berlangsung.
Malaysia Fair 2026 juga didukung oleh berbagai mitra industri seperti Batik Air, TransNusa, Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, JavaMifi, dan lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat sinergi antara kesehatan, pariwisata, pendidikan, kuliner, dan industri perhotelan dalam satu ekosistem promosi terpadu.
Melalui penyelenggaraan Malaysia Fair 2026, Malaysia menegaskan komitmennya dalam mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan pengalaman budaya kelas dunia.
(Sumber: Malaysia Healthcare Travel Council & Tourism Malaysia)

