mediapatriot.co.id | Kota Tegal | Berita Terkini | – Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, S.H., M.T., secara resmi membuka Baruna Dance Festival 2026 yang digelar di Gedung Taman Budaya Kota Tegal, Sabtu (6/6/2026). Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong di hadapan sekitar 125 penari yang menjadi peserta kegiatan tersebut.



Baruna Dance Festival merupakan agenda seni budaya yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan ketiga sejak festival ini pertama kali digelar pada tahun 2024.
Ketua Panitia Penyelenggara, Panji Priambodo, menjelaskan bahwa festival ini menjadi wadah bagi para pelaku seni tari untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah melalui seni pertunjukan.
Menurutnya, antusiasme peserta terus meningkat dari tahun ke tahun. Tidak hanya diikuti oleh penari anak-anak dan remaja, festival ini juga melibatkan penari dewasa dari berbagai sanggar tari yang berada di wilayah Tegal Raya.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh seni budaya. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh, didampingi Kepala Bidang Seni dan Budaya Fajar. Turut hadir perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Imam S., Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal Suriali Andi Kustomo, serta sejumlah pimpinan sanggar tari dari berbagai daerah di Tegal Raya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, seniman, dan pelaku budaya yang terus berupaya menjaga eksistensi seni tari di Kota Tegal. Ia menilai kegiatan seperti Baruna Dance Festival memiliki peran penting dalam melestarikan budaya sekaligus memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda.
Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada Panji Priambodo dan Sanggar Tari Puspitasari yang secara konsisten menyelenggarakan festival tersebut. Menurutnya, keberadaan komunitas seni yang aktif menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan sektor kebudayaan di daerah.
Dedy Yon berharap penyelenggaraan Baruna Dance Festival dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya unggulan Kota Tegal. Bahkan, ia mengusulkan agar pada tahun mendatang kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu acara utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tegal.
Selain sebagai ajang pertunjukan seni, festival tari dinilai memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. Kehadiran berbagai sanggar tari dan pelaku seni dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Tegal.
Lebih lanjut, Wali Kota berharap para penari dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga ibu-ibu, mendapatkan kesempatan yang lebih luas untuk tampil di berbagai panggung seni dan budaya. Menurutnya, kreativitas yang dimiliki para seniman perlu mendapatkan dukungan melalui program-program yang memberikan ruang tampil secara berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya penghargaan terhadap profesi seniman tari. Para penari diharapkan dapat memperoleh kesempatan berkarya sekaligus mendapatkan apresiasi yang layak atas kemampuan dan dedikasi yang mereka berikan dalam melestarikan budaya.
Menurut Dedy Yon, seni tari tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang harus dijaga dan dikembangkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung berbagai kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat secara luas.
Baruna Dance Festival 2026 menjadi salah satu bukti bahwa seni tari masih memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, para penari dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda.
Penyelenggaraan festival ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang seni tari yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Tegal di tingkat regional maupun nasional.
Dengan dukungan pemerintah daerah, komunitas seni, dan masyarakat, Baruna Dance Festival diharapkan terus berkembang sebagai agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas seni dan budaya Kota Tegal sekaligus menjadi ruang kreatif bagi para pelaku seni di wilayah Tegal Raya.
(Sumber: Panitia Baruna Dance Festival 2026)

