Bekasi – PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) mencatatkan kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2026 dengan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp15,47 miliar. Di tengah tantangan industri kemasan dan manufaktur, perseroan juga berhasil memperkuat struktur keuangannya dengan total ekuitas yang mencapai Rp908,03 miliar per 31 Maret 2026.
Dalam paparan publik yang digelar di Ruang Meeting PT Champion Pacific Indonesia Tbk, Bekasi, Selasa (9/6/2026), manajemen menyampaikan bahwa pendapatan dari kontrak dengan pelanggan pada kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp209,67 miliar. Meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp222,14 miliar, perseroan tetap mampu menjaga profitabilitas dan menghasilkan laba usaha sebesar Rp16,41 miliar.
Kinerja tersebut ditopang oleh efisiensi operasional dan kontribusi pendapatan keuangan yang mencapai Rp3,48 miliar. Alhasil, laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp19,78 miliar, sementara laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp10,51 miliar.
Dari sisi neraca, IGAR menunjukkan fundamental yang solid. Total aset konsolidasian meningkat menjadi Rp1,04 triliun pada akhir Maret 2026, naik dibandingkan posisi akhir tahun 2025 sebesar Rp1,01 triliun. Kenaikan aset terutama ditopang oleh pertumbuhan piutang usaha dan persediaan yang mencerminkan aktivitas bisnis yang tetap berjalan aktif.
Perseroan juga mempertahankan posisi likuiditas yang kuat dengan kas dan setara kas sebesar Rp460,34 miliar. Sementara itu, total liabilitas tercatat Rp133,55 miliar, sehingga menghasilkan rasio permodalan yang sehat dengan total ekuitas mencapai Rp908,03 miliar.
Di sisi operasional, IGAR melalui entitas anaknya terus memperkuat bisnis kemasan untuk industri farmasi, makanan, dan kosmetik. Grup memiliki dua entitas utama, yakni PT Avesta Continental Pack di Bekasi dan PT Indogravure di Tangerang, yang menjadi tulang punggung kegiatan usaha perseroan di sektor kemasan fleksibel dan percetakan.
Arus kas operasional perusahaan juga kembali mencatatkan tren positif. Pada kuartal I-2026, IGAR membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp4,40 miliar, berbalik dari posisi negatif pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga kualitas arus kas di tengah dinamika pasar.
Dengan fondasi keuangan yang kuat, posisi kas yang besar, serta dukungan bisnis kemasan yang masih prospektif, manajemen optimistis dapat menjaga pertumbuhan usaha sepanjang tahun 2026 sekaligus memperkuat nilai tambah bagi para pemegang saham.
Red Irwan Hasiholan

