Usai Dinilai Gagal di PKB, Yenny Wahid Dikaitkan dengan Dinamika KLB KOWANI

 

KOWANI TEGASKAN KLB YANG MENGATASNAMAKAN ORGANISASI TIDAK SAH, AJAK SELURUH ANGGOTA MENJAGA MARWAH ORGANISASI

 

Jakarta, 9 Juni 2026

 

 

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) menyampaikan klarifikasi resmi terkait penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengatasnamakan KOWANI pada 3 Juni 2026 dan menghasilkan keputusan yang menetapkan Yenny Wahid sebagai Ketua Umum baru. Dewan Pimpinan KOWANI di bawah kepemimpinan Nanny Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa forum tersebut tidak memiliki dasar kewenangan yang sah menurut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KOWANI.

 

Ketua Umum KOWANI, Nanny Hadi Tjahjanto, menegaskan bahwa organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia ini tidak boleh dijadikan arena perebutan kepentingan yang berpotensi merusak persatuan gerakan perempuan Indonesia.

 

“Kami menghormati setiap individu yang memiliki perhatian terhadap perjuangan perempuan Indonesia, termasuk Ibu Yenny Wahid. Namun persoalan yang kami hadapi bukanlah soal figur, melainkan soal tata kelola organisasi, konstitusi organisasi, dan penghormatan terhadap mekanisme yang telah disepakati bersama,” ujar Nanny Hadi Tjahjanto.

Menurut Nanny, hingga saat ini kepengurusan KOWANI hasil Kongres XXVI Tahun 2024 masih sah, aktif, dan menjalankan mandat organisasi sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, segala keputusan yang lahir dari forum yang tidak memiliki legitimasi konstitusional tidak dapat diakui sebagai keputusan organisasi.

 

Lebih lanjut, Nanny mengingatkan bahwa konflik internal yang berkembang belakangan ini seharusnya tidak mengaburkan fokus utama KOWANI dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, perlindungan anak, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta penguatan partisipasi perempuan dalam pembangunan nasional.

 

“KOWANI telah berdiri hampir satu abad. Organisasi ini dibangun oleh para pendiri bangsa dengan semangat persatuan, bukan dengan semangat perebutan kekuasaan. Karena itu kami mengajak seluruh organisasi anggota untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh narasi yang memecah belah, dan mengedepankan penyelesaian berdasarkan aturan organisasi,” katanya.

 

Terkait munculnya nama Yenny Wahid dalam dinamika organisasi, Nanny menegaskan bahwa KOWANI tidak mempersoalkan latar belakang maupun kapasitas pribadi siapa pun. Namun seluruh proses kepemimpinan organisasi harus lahir dari mekanisme yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami tidak sedang berhadapan dengan individu tertentu. Kami sedang menjaga konstitusi organisasi. Siapa pun yang ingin memimpin KOWANI harus melalui proses yang sesuai AD/ART dan prinsip-prinsip organisasi yang demokratis,” tegasnya.

 

KOWANI juga membuka ruang dialog dan rekonsiliasi yang berlandaskan hukum organisasi demi menjaga persatuan gerakan perempuan Indonesia. Organisasi berharap seluruh pihak dapat mengedepankan etika berorganisasi dan menghindari langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan dualisme kepengurusan serta merugikan perjuangan perempuan Indonesia secara lebih luas.

 

Sebagai rumah besar lebih dari seratus organisasi perempuan di Indonesia, KOWANI berkomitmen untuk terus menjalankan program-program strategis yang berpihak pada perempuan, anak, keluarga, dan pembangunan bangsa.

“Perempuan Indonesia membutuhkan persatuan, bukan perpecahan. KOWANI akan tetap berdiri teguh menjaga marwah organisasi, konstitusi organisasi, dan amanah para pendiri bangsa,” tutup Nanny Hadi Tjahjanto.

red Irwan Hasiholan

(Sumber: mediapatriot.co.id)

BACA JUGA: Kerjasama Media di EKATALOG INAPROC LKPP untuk DISKOMINFO dan SKPD Lainnya


Informasi Iklan / Advertorial Klik
mediapatriot.co.id@gmail.com
atau Hubungi WhatsApp kami
08999208174


IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id