PEIF 2026 Dorong Akselerasi Investasi dan Hilirisasi, Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Tanah Papua

mediapatriot.co.id | Kabupaten Mimika | Berita Terkini | – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Papua Economic & Investment Forum (PEIF) ke-2 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Juni 2026, di Kabupaten Mimika ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi investasi dan hilirisasi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Tanah Papua.

Forum tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah se-Tanah Papua, termasuk daerah otonom baru (DOB), serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi daerah. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat konsolidasi antarinstansi dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempercepat realisasi peluang investasi yang memiliki nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Melalui forum ini, Bank Indonesia Papua menekankan pentingnya transformasi ekonomi yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi Papua di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global yang terus berkembang.

Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Yunianto, yang juga menjabat sebagai Kepala Tim Perumusan KEKDA Provinsi Papua Tengah, bersama Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Herman Kayame, hadir memberikan arahan strategis terkait penguatan investasi berbasis potensi unggulan lokal.

Dalam sambutannya, Herman Kayame menegaskan bahwa investasi dan hilirisasi merupakan instrumen penting dalam menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Papua. Ia menilai bahwa penguatan sektor investasi harus diarahkan pada pemanfaatan potensi daerah secara optimal.

Menurutnya, Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, termasuk sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta sumber daya manusia yang potensial. Namun demikian, seluruh potensi tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor agar dapat diubah menjadi peluang investasi yang konkret dan produktif.

“Melihat besarnya potensi sumber daya alam, pertanian, perikanan, pariwisata, dan sumber daya manusia lokal, diperlukan sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan untuk mendorong transformasi potensi tersebut menjadi peluang investasi yang konkret, meningkatkan daya saing daerah, memperluas lapangan kerja, serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Herman Kayame.

Mengusung tema “Mengakselerasi Pertumbuhan Papua Melalui Sinergi Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan”, PEIF 2026 menghadirkan sejumlah pemaparan strategis dari berbagai narasumber lintas sektor. Salah satunya berasal dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua yang memaparkan strategi pembiayaan kreatif serta penguatan ekosistem investasi daerah yang berkelanjutan.

Selain itu, forum ini juga menghadirkan konsultan Investment Project Ready to Offer (IPRO) dari Universitas Gadjah Mada yang memberikan pembekalan terkait review rencana pembangunan Papua dan daerah otonom baru (DOB), pengembangan pariwisata terintegrasi, serta optimalisasi pemanfaatan aset daerah untuk meningkatkan daya tarik investasi.

Pada sesi lainnya, pemerintah daerah dari Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan melalui unsur Biro Perekonomian, Bapperida, serta DPMPTSP turut mempresentasikan arah kebijakan pembangunan daerah, potensi unggulan sektor strategis, serta perkembangan proyek investasi yang siap ditawarkan kepada calon investor.

Presentasi tersebut mencerminkan kesiapan daerah dalam membuka ruang investasi yang lebih luas serta mempercepat hilirisasi ekonomi berbasis potensi lokal. Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat iklim investasi dan meningkatkan daya saing ekonomi Papua secara keseluruhan.

Kehadiran berbagai pihak dalam PEIF 2026 menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi Papua yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekosistem investasi yang sehat dan produktif.

Melalui penyelenggaraan PEIF ke-2 Tahun 2026 ini, Bank Indonesia Papua berharap dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam melahirkan proyek-proyek investasi yang matang, siap ditawarkan kepada investor nasional maupun internasional, serta memiliki dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Forum ini juga diharapkan mampu menghasilkan komitmen investasi yang konkret, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan daya saing ekonomi daerah, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Tanah Papua.(John Karma)

( Sumber: mediapatriot.co.id )


Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN Dibawah ini: DAFTAR WARTAWAN >>>

Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik sesuai Kode Etik Dewan Pers.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan kunjungi halaman Kontak .

📲 Simak Berita Terpercaya Langsung di Ponselmu!

Ikuti MediaPatriot.CO.ID lewat WhatsApp Channel resmi kami:
Klik di sini untuk bergabung