Banyuwangi | mediapatriot.co.id – Suasana Pasar Purwoharjo Banyuwangi Jawa Timur kini terasa berbeda dari biasanya. Aktivitas jual beli yang seharusnya ramai, justru terlihat sepi dan mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat yang mengalami penurunan cukup drastis.
Pada Senin, 22 Juni 2026, kondisi Pasar Purwoharjo terlihat mengalami penurunan daya beli yang berdampak langsung terhadap para pedagang kecil maupun menengah.
Saat ditemui jurnalis mediapatriot.co.id, salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kondisi pasar saat ini sangat minim pembeli. Menurutnya, perkembangan penjualan secara online maupun offline melalui media sosial turut mempengaruhi omzet para pedagang pasar tradisional.
“Sekarang penjualan online semakin merambah di kalangan masyarakat. Omzet harian kami sangat merosot tajam dibandingkan periode tahun lalu,” ungkapnya.
Keadaan tersebut dinilai menjadi indikator nyata melemahnya daya beli masyarakat serta menurunnya pendapatan para pedagang pasar tradisional.
Hal senada juga disampaikan salah satu juru parkir di kawasan Pasar Purwoharjo. Ia mengatakan kondisi pasar saat ini sangat sepi dan berdampak terhadap para pedagang lapak, pedagang sembako, kaki lima hingga pelaku UMKM di wilayah setempat.
“Keadaan pasar sekarang sangat lemah. Pedagang lapak, sembako, kaki lima hingga pelaku UMKM sama-sama merasakan penurunan pembeli,” ujarnya.
Para pedagang berharap adanya perhatian, pendampingan serta langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi agar para pedagang pasar dan pelaku UMKM di Purwoharjo kembali bangkit dan daya beli masyarakat dapat meningkat.
( Tri ) mediapatriot.co.id

