JAYAPURA | mediapatriot.co.id – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan Provinsi Papua resmi membuka Program Beasiswa MACE (Mahasiswa Cerdas) 2026, sebuah program pembinaan gratis bagi putra-putri Orang Asli Papua (OAP) yang ingin mempersiapkan diri mengikuti seleksi TNI, Polri, Universitas Pertahanan (Unhan), maupun berbagai sekolah kedinasan di Indonesia.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan Provinsi Papua dengan Patriot Muda Training Centre, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua agar mampu bersaing di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama Tabenak, S.Pd., M.Si., M.TESOL, menjelaskan bahwa peserta yang lolos akan memperoleh beasiswa penuh (100 persen gratis) selama sembilan bulan masa pendidikan.
“Program ini memberikan kesempatan kepada putra-putri asli Papua untuk mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi seleksi masuk TNI, Polri, Unhan, maupun sekolah kedinasan lainnya tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Selama mengikuti program, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain bimbingan belajar intensif, tempat tinggal, konsumsi, pelatihan fisik, psikotes, pembinaan karakter, hingga pendalaman materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penerimaan sekolah kedinasan.
Sementara itu, Gubernur Papua Komjen Pol (Purn.) Mathius D. Fakhiri, didampingi Wakil Gubernur Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan langkah strategis dalam membuka akses pendidikan dan peluang karier yang lebih luas bagi generasi muda Papua.
“Program ini merupakan bentuk pemerataan kesempatan bagi putra-putri terbaik Papua agar mampu bersaing dan mengabdikan diri kepada bangsa melalui institusi TNI, Polri, maupun berbagai lembaga kedinasan,” ungkapnya.
Program Beasiswa MACE diperuntukkan bagi lulusan SMA/sederajat tahun 2025 dan 2026 dengan persyaratan utama merupakan Orang Asli Papua (OAP), sehat jasmani dan rohani, memiliki tinggi badan minimal 155 sentimeter untuk perempuan dan 160 sentimeter untuk laki-laki, tidak memiliki catatan pidana, serta bersedia mengikuti seluruh proses pendidikan hingga selesai.
Adapun jadwal pelaksanaan program meliputi:
- Pendaftaran dan sosialisasi: 27 Juni – 17 Juli 2026.
- Pelepasan peserta: 18–19 Juli 2026.
- Keberangkatan ke Jakarta: 20–21 Juli 2026.
- Masa pendidikan dan pembinaan: 22 Juli 2026 – 26 Maret 2027.
- Persiapan menghadapi seleksi sekolah kedinasan: hingga September 2027.
Marthen Medlama juga mengingatkan bahwa kuota peserta terbatas sehingga masyarakat diminta segera melakukan pendaftaran melalui laman resmi https://beasiswa.patriotmuda.id/papua.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung WhatsApp di nomor 0858-1166-3749 atau 0858-8180-0223.
Selama 17 tahun, Patriot Muda Training Centre telah mendampingi ribuan peserta hingga berhasil lolos menjadi anggota TNI, Polri, maupun berbagai sekolah kedinasan di Indonesia. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Papua yang mampu mengukir prestasi sekaligus mengabdi kepada bangsa dan negara.
(John Karma)


