JAKARTA | mediapatriot.co.id โ Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) bekerja sama dengan Yayasan Tarumanagara akan menggelar Diskusi Nasional bertajuk โMenguji Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Turbulensi Global: Tahan Banting atau Rentan?โ. Forum ilmiah ini menjadi wadah strategis untuk mengupas sejauh mana daya tahan perekonomian Indonesia menghadapi tekanan ekonomi dan geopolitik dunia yang terus berkembang.
Kegiatan yang akan dilaksanakan secara luring pada Jumat, 17 Juli 2026, di Ruang Auditorium Besar Lantai 3 Universitas Tarumanagara (UNTAR) Kampus I, Jakarta, merupakan inisiatif FORMAS dalam menghadirkan ruang dialog yang konstruktif bagi para akademisi, ekonom, pelaku usaha, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
FORMAS yang dibina oleh Hashim Djojohadikusumo dan dipimpin Ketua Umum Yohanes Handoyo Budhisetia menilai bahwa penguatan fondasi ekonomi nasional menjadi langkah penting agar Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global sekaligus menjaga momentum menuju Indonesia Emas 2045.
Diskusi nasional ini akan dibuka oleh keynote speaker Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H., selaku Ketua Yayasan Tarumanagara, Wakil Ketua MPPN Kementerian Hukum dan HAM RI, serta Penasehat Ahli BNN RI. Kehadirannya diharapkan memberikan perspektif mengenai pentingnya kepastian hukum dan tata kelola dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional.
Forum ini juga menghadirkan sejumlah ekonom dan pengamat kebijakan nasional, yaitu Wijayanto Samirin, MPP. dari Universitas Paramadina, Anthony Budiawan selaku Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Hendri Saparini, Ph.D. selaku Founder CORE Indonesia, serta Piter Abdullah dari Prasasti Center.
Diskusi akan dipandu oleh Indra Charismiadji, Kepala Divisi Pendidikan FORMAS, sebagai moderator. Para narasumber akan membahas berbagai strategi memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia, sekaligus mengidentifikasi sektor-sektor yang masih rentan terhadap dampak perlambatan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, dan gejolak pasar internasional.
Melalui forum ini diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah, dunia usaha, akademisi, maupun masyarakat dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berubah.
Panitia membuka kesempatan kepada akademisi, mahasiswa, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan masyarakat umum untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pendaftaran dibuka hingga Minggu, 12 Juli 2026, mengingat kapasitas peserta yang terbatas.
Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat menghubungi narahubung May di nomor 0877-9456-1006.
(Red/Tommy | mediapatriot.co.id)


