Kejati Jatim Bongkar Dugaan Korupsi KUR Fiktif BNI Jember Rp12,59 Miliar, Kepala Cabang Jadi Tersangka

Kasus KUR Fiktif BNI Jember Terbongkar, 900 Petani Diduga Jadi Korban Pencatutan Identitas

Kasus dugaan penyimpangan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Jember periode 2021-2023 terus menjadi perhatian publik. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengungkap adanya dugaan penyalahgunaan data masyarakat dalam proses pengajuan kredit.

Dalam perkembangan penyidikan, sekitar 900 petani diduga menjadi korban karena identitas mereka digunakan sebagai debitur KUR tanpa mengetahui secara jelas proses pengajuan maupun pencairan kredit tersebut.

Baca Juga: 900 Petani Jember Diduga Jadi Korban Pencatutan Identitas dalam Kasus KUR Fiktif BNI

Perkara ini mencuat setelah Kejati Jawa Timur melakukan penyidikan terhadap dugaan korupsi penyaluran KUR Mikro BNI Cabang Jember. Penyidik menemukan adanya dugaan pengajuan kredit yang tidak sesuai ketentuan dengan memanfaatkan identitas warga.

Modus yang diduga dilakukan yakni mengumpulkan data masyarakat dengan alasan pendataan bantuan sosial. Setelah identitas terkumpul, data tersebut diduga digunakan untuk mengajukan KUR Mikro, sementara sebagian warga yang namanya tercatat sebagai penerima kredit disebut tidak mengetahui adanya pencairan dana.

Penyidik juga menemukan dugaan bahwa buku tabungan dan kartu ATM para debitur berada dalam penguasaan pihak tertentu setelah kredit dicairkan. Dana yang seharusnya digunakan untuk membantu kegiatan usaha produktif masyarakat diduga tidak dimanfaatkan sesuai tujuan program KUR.

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara tersebut. Mereka yakni AM selaku collection agent CV Jawara Tani, IIS sebagai collection agent CV Idris Afnan Jaya, serta MFH yang menjabat sebagai Pemimpin BNI Cabang Jember periode 2021-2023.

Dua tersangka, AM dan IIS, telah dilakukan penahanan oleh Kejati Jawa Timur. Sementara MFH tidak dilakukan penahanan karena masih menjalani pidana dalam perkara lain di Lembaga Pemasyarakatan Jember.

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Timur, dugaan kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp12,59 miliar. Angka tersebut merupakan bagian dari total kredit bermasalah dalam penyaluran KUR Mikro BNI Cabang Jember yang mencapai sekitar Rp41,48 miliar.

Kejati Jawa Timur masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk dugaan aliran dana serta peran masing-masing pihak dalam proses pengajuan hingga pencairan kredit.

Kasus dugaan penyalahgunaan program KUR ini menjadi perhatian karena kredit tersebut merupakan fasilitas pemerintah yang bertujuan membantu pelaku usaha kecil dan masyarakat produktif mendapatkan akses pembiayaan.

Apabila program tersebut disalahgunakan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan pembiayaan berpotensi kehilangan kesempatan memperoleh akses kredit yang seharusnya dapat membantu meningkatkan perekonomian.

(Redaksi)

(Sumber: mediapatriot.co.id)

Baca Juga: Berita Global, Jakarta, Bandung, Kota Bekasi, Aceh, Mesuji Lampung, Berita Artis, Berita Bisnis, Tentang Backlink Termurah.




🇮🇩 Galeri Ucapan HUT RI Ke-81 🇮🇩

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

BACA JUGA: Kerjasama Media di EKATALOG INAPROC LKPP untuk DISKOMINFO dan SKPD Lainnya


Informasi Iklan / Advertorial Klik
mediapatriot.co.id@gmail.com
atau Hubungi WhatsApp kami
08999208174


IKUTI CHANNEL MEDIAPATRIOT.CO.ID DI PONSELMU
Ikuti saluran Channel MediaPatriot.CO.ID di WhatsApp

Wartawan di lapangan dibekali Kode Sandi untuk membuka DAFTAR WARTAWAN >>>


Tentang Kami

Mediapatriot.co.id adalah portal berita online nasional yang menyajikan informasi aktual, terpercaya, dan berimbang. Kami hadir untuk memberikan akses berita cepat dan akurat.

Didirikan oleh jurnalis senior Hamdanil Asykar, Mediapatriot.co.id berkomitmen menjaga integritas jurnalistik dan menjunjung tinggi Kode Etik Dewan Pers. Dengan jaringan kontributor di berbagai daerah, kami menghadirkan berita lokal dengan cakupan nasional.

Misi kami adalah menjadi media digital yang membangun kesadaran publik melalui berita edukatif, mendalam, dan bebas hoaks.

Untuk pertanyaan, saran, atau kerja sama media, silakan hubungi kami melalui halaman Kontak.


>

Informasi Iklan / Advertorial Klik redaksi@mediapatriot.co.id