Kota Bekasi, MPN
Secara rutin setiap hari libur Sabtu dan Minggu, masyarakat RW 03 Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, melaksanakan aksi kebersihan. Program K3 ini menyisir tiap pelosok permukiman warga secara bergilir dengan melibatkan sejumlah stakeholder dan kalangan warga.
Aksi kebersihan juga dilaksanakan pada Minggu (19/7), dengan menyisir sekitar Jalan Karpet. Tampak puluhan warga bersama pengurus RT dan RW bergotong royong membersihkan sampah di areal jalan dan saluran air yang ada di lingkungan warga.
Aksi ini dipimpin Ketua RW 03 Ciketingudik, Ateng Parman, yang ikut sibuk memungut sampah yang berserakan. Terlihat juga sejumlah anggota Karang Taruna ikut aktif dalam aksi kebersihan ini.
Usai melaksanakan kerja bakti, Ateng Parman kemudian meninjau Bank Sampah Manjur (Mantap Jujur) yang berada di lingkungan RW 03 Ciketingudik. Terlihat beberapa orang pengelola sedang melakukan penimbangan sampah yang disetor oleh warga yang menjadi nasabah Bank Sampah Manjur.
Saat diajak berbincang, Ateng Parman mengungkapkan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sudah menjadi aktivitas rutin warga yang dilakukan setiap hari libur. “Kami bergilir melakukan K3 di tiap lingkungan RT yang ada di RW 03 ini, semua unsur masyarakat terlibat langsung,” tegasnya.
Ateng kemudian merespons positif semangat kebersamaan dari warga yang ikut aktif dalam kegiatan K3. “Makanya sengaja kami gelar di tiap hari libur saat warga libur dari tugas rutinnya masing-masing,” ungkap Ateng.
Menurut Ateng, rutinitas kegiatan kerja bakti dan eksistensi bank sampah bisa menjadi penopang program penataan lingkungan RW 03 Ciketingudik. “Pastinya butuh semangat kebersamaan dan kesadaran warga dalam mengelola lingkungannya agar tetap bersih, asri, dan tertata rapi, terutama dalam mengatasi masalah sampah di lingkungan agar tidak menimbulkan kesan kumuh,” paparnya.
Termasuk melalui aktivitas bank sampah, Ateng berharap masyarakat mulai disiplin melakukan pemilahan sampah mulai dari rumahnya masing-masing. “Pemilahan sampah ini akan berdampak positif bagi kita. Sampah bukan hanya menjadi musuh kita, tetapi juga bisa menghasilkan nilai ekonomi jika kita mampu memilahnya secara bijak,” pungkasnya. (Mul)


